8 Jenis Keju Paling Enak dan Lezat dari Kawasan Eropa

Jenis Keju paling Enak., – Keju adalah salah satu olahan susu yang mempunyai rasa khas dan mampu menggugah selera makan seseorang. Meskipun berasal dari Belanda, nyatanya keju kerap dijadikan toping pada berbagai macam makanan di Indonesia. B

ahkan hampir setiap orang suka dengan keju dan olahannya. Pembuatan keju sangat mudah, sebab hanya memisahkan zat padat dari susu kemudian dikentalkan.

Mungkin banyak orang mengenal keju hanya satu bentuk saja, pada ada banyak sekali jenis keju yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan serta keinginan.

Bagi para pecinta keju mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis-jenisnya. Nah bagi yang belum, berikut ini ada beberapa macam keju dengan rasa enak dan kerap digunakan pada makanan.

1. Keju Parmesan

Keju Parmesan

https://travel.trubus.id

Keju parmesan merupakan keju yang cukup populer. Identik dengan namanya, keju parmesan bukan berasal dari kawasan Belanda melainkan dari kawasan Parma Italia.

Bahan dasarnya yang digunakan juga susu sapi yang dibuat dengan kurun waktu beragam mulai dari 3 hingga 12 bulan.

Keju satu ini memiliki tekstur yang padat, dan sering dijual di pasaran dalam bentuk bubuk untuk dijadikan taburan pada berbagai olahan makanan.

Keju Parmesan berbentuk tabung seperti drum dengan kulit bagian luar berwarna kuning kepucatan. Aromanya juga unik karena terasa manis mirip sekali dengan buang dan rasa yang dihadirkan tidak terlalu tajam.

Baca juga : Jenis-jenis coklat

2. Keju Cheddar

Keju Cheddar

https://food.detik.com

Nama dari jenis keju ini ternyata diambil asal pembuatannya di Negara Inggris, lebih tepatnya di desa Cheddar kawasan Somerset. Cheddar adalah varian keju yang sangat populer di Indonesia.

Keju ini termasuk pada kategori keju keras. Umumnya, keju ini akan dijadikan bahan dasar atau utama pembuatan kue dan makanan.

Usia fermentasi keju Cheddar pada umumnya bisa dilihat dari warnanya. Keju Cheddar yang usianya masih muda warnanya tampak seperti putih gading dan teksturnya sedikit lunak. Sedangkan untuk keju yang sudah lama berwarna kuning dengan tekstur lebih keras.

3. Keju Mozzarella

Keju Mozzarella

https://lifestyle.okezone.com

Jenis keju Mozzarella sepertinya sudah tidak asing lagi bagi Anda. Sebab Mozzarella sering ditemukan pada berbagai gerai makanan yang ada di seluruh Indonesia.

Asal keju Mozzarela tidak dari Belanda juga namun dari kawasan Italia. Bahan baku yang digunakan adalah campuran dari susu sapi dan susu kerbau yang diproses sampai bisa menghasilkan keju dengan tekstur yang lembut.

Jadi tidak heran lagi jika keju Mozzarella sering disajikan saat hidangan atau makanan masih dalam keadaan yang masih panas.

Keju ini pada umumnya dipakai sebagai bentuk toping pada berbagai macam menu utama makanan khas Italia seperti pizza dan lasagna yang dimakan dengan irisan buah tomat serta sayur basil.

4. Keju Edam

Keju Edam

https://mymilk.com

Edam adalah jenis keju yang berasal dari kawasan penghasil keju sesungguhnya yaitu Negara Belanda, lebih tepatnya di Edam.

Tampilan keju Edam sangat mirip dengan keju Cheddar dengan bentuk seperti buah apel berwarna merah terang. Warna ini dibuat dengan bahan dasar parafin atau malam.

Bagi Anda yang sedang diet dan ingin memiliki badan dengan berat badan ideal maka keju Edam ada pilihan makanan yang paling tepat. Pasalnya keju edam memiliki kandungan lemak yang rendah dari pada beberapa keju lainnya.

Keju Edam lebih cenderung tawar atau tidak berbau dan rasanya sangat lembut, sehingga ketika dimakan tidak sengit pada lidah.

Keju Edam kerap digunakan sebagai campuran olahan makanan dari buah dan juga taburan topping pada kue kering.

Baca juga : Jenis teh di indonesia

5. Keju Gouda

Keju Gouda

https://www.ralali.com

Satu lagi jenis keju yang berhasil masuk deretan keju terbaik asal Belanda yaitu keju Gouda. Keju Gouda dibuat dengan pemanasan bahan utama berupa susu sapi sampai bisa menghasilkan bentuk dadih yang saling terpisah.

Keju ini mempunyai rasa yang manis, karena kandungan dari asam laktat di dalamnya sudah hilang.

Keju Gouda disimpan menggunakan air garam yang bisa menghasilkan rasa khas. Kurun waktu penyimpanan keju akan mempengaruhi tingkat dari manis keju.

Biasanya proses fermentasi susu akan berlangsung satu bulan sampai satu tahun. jika ingin rasa yang lebih manis makan bisa lebih lama.

Teksturnya sedikit berbeda dengan lainnya, sedikit keras dan renyah apalagi ketika dimakan saat masih panas.

Jika ingin bentuk creamy biasanya akan disajikan dengan cara dilelehkan sama seperti hidangan keju Mozzarella. Keju Gouda sering dihidangkan sebagai topping pada salad dan kaserol.

6. Keju Stilton

Keju Stilton

https://www.porkpie.co.uk

Ada keju yang dibuat menggunakan bantuan dari bakteri atau jamur, salah satu jenis keju tersebut adalah Keju Stilton.

Bentuk yang dihasilkan juga cukup unik dengan corak kebiruan yang muncul karena proses pasteurisasi penambahan jamur. Keju stilton mempunyai kulit yang cukup tebal, padat serta berkerut.

Sedangkan pada bagian permukaan ada beberapa lubang kecil yang timbul karena penusukkan jarum agar bisa mengeluarkan udara.

Corak kebiruan di dalam dagingnya lebih menonjol jika keju sudah difermentasikan cukup lama. Keju Stilton muda cenderung rapuh dan warnanya masih pucat.

Baca juga : Teh Daun Sukun

7. Keju Emmental

Keju Emmental

https://bobo.grid.id

Sekilas melihat keju ini untuk yang pertama kalinya mungkin Anda setuju jika bentuknya sangat ikonik dengan lubang yang cukup padat.

Jenis keju ini berasal dari Swiss dengan rasa yang gurih dan dapat disesuaikan untuk berbagai jenis makanan sebab rasanya tidak begitu asin.

Proses pembuatan Keju Emmental dilakukan dengan menambahkan bakteri untuk membantu jalannya proses fermentasi.

Sedangkan lubang-lubang yang ada di ada di bagian badan keju ternyata dibuat dari gas karbondioksida yang bercampur dengan bakteri.

Lubang-lubang yang ada juga juga bisa Anda gunakan untuk mengetahui tingkat kematangan dari keju Emmental.

Semakin besar lubang yang dihasilkan maka dapat diartikan jika keju sudah semakin matang. Anda bisa menggunakannya sebagai bahan pelengkap lapisan makanan cheese burger, sandwich, fondue dan kaserol.

8. Keju Camembert

Selain beberapa keju yang berasal dari berbagai negara Eropa di atas, tampaknya Prancis tidak mau kalah. Prancis menjadi tempat asal sekaligus pembuatan Keju Camembert.

Pasca memperoleh sertifikasi di tahun 1983, proses produksi jenis keju ini hanya dapat dilakukan di kawasan Normandy.

Keju ini mempunyai beberapa kesamaan pada keju lainnya, mulai dari proses pembuatan bahkan juga rasa yang dihasilkan.

Meskipun begitu, rasa dari keju Camembert yang asin ternyata bermentega lebih kuat dibandingkan keju Brie.

Kulit luaran dari keju Camembert akan dilapisi jamur putih yang kadang kala mempunyai bintik merah di daerah permukaannya.

Keju ini mempunyai tekstur yang sangat lembut dan lunak sebab mudah meleleh jika bersentuhan dengan suhu panas. Oleh sebab itu, banyak orang menggunakannya sebagai olesan pada makanan.

Bagaimana cukup banyak bukan jenis keju yang bisa Anda konsumsi? Kini Anda jadi paham bahwasanya keju tidak hanya berbentuk kuning dan berasa dari daerah Belanda saja.

Namun ada juga keju berwarna biru, merah dan dihasilkan dari negara di kawasan Eropa selain Negara asal pembuatannya Belanda.

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini.

Klik star berikut untuk memberikan dukungan pada kami 😀

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close