Pengertian Majas Hiperbola, Ciri dan 79 Contohnya

Majas Hiperbola

image via canva.com/goodminds.id

Majas hiperbola ialah majas yang mengandung sebuah pernyataan yang melebih-lebihkan atau membesar-besarkan. Majas ini termasuk salah satu jenis majas yang kerap ditemui dalam percakapan sehari-hari.

Loading...

Bukan hanya untuk mengungkapkan perumpamaan, namun juga bisa digunakan untuk menyindir atau tujuan lain yang gaya bahasanya terkesan berlebihan.

Meski begitu namun tujuan utama penggunaan majas ialah untuk menciptakan sebuah ungkapan atau kalimat menjadi karya sastra yang terdengar lebih indah.

Untuk memahami isi majas pun dibutuhkan pemahaman khusus, tidak terkecuali dengan majas hiperbola.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Dilihat dari penggunaan bahasanya, majas hiperbola memiliki gaya bahasa yang begitu berbeda dengan majas lain. Berikut adalah ciri-ciri dari majas hiperbola.

  • Gaya bahasa melebih-lebihkan sesuatu, sehingga hal yang diutarakan terlihat lebih besar dari yang sesungguhnya atau kenyataannya.
  • Gaya bahasa yang memakai kata-kata dramatis pada penyampaiannya.
  • Gaya bahasa hiperbola cenderung tidak masuk akal.
  • Gaya bahasa hiperbola memiliki daya pengaruh yang kuat ada orang yang membaca ataupun mendengarnya.

Contoh Majas Hiperbola

Agar lebih jelas bagaimana penerapan gaya bahasa yang berlebih-lebihan tersebut, di bawah ini adalah beberapa contoh majas hiperbola.

  • Rayuan yang diucapkannya dalam acara tersebut seperti maut. Ketampanan dan kelembutannya kepadaku dan keluargaku membuat hatiku meleleh.
  • Kesedihan dan penyesalan wanita itu akibat kematian anaknya, membuat tangisannya membanjiri pemakaman hari ini.
  • Barang apa saja yang Kamu bawa, tasmu rasanya berton-ton beratnya.
  • Pak Jokowi menyatakan bahwa dengan kebijakan baru yang sedang dikerjakan oleh beliau dan pemerintahannya, kemampuan ekspor Indonesia akan segera meroket.
  • Meskipun Ibu adalah orang yang wajib Engkau dahulukan daripada ayahmu, tetaplah ingat bahwa beliau yang selama ini membanting tulang untuk memenuhi kebutuhanmu.
  • Jangan sampai kekagumanmu kepada dirinya membuatmu menjadi buta pada kesalahan yang dilakukannya.
  • Yasmin tidak berkutik ketika mendengar amarah ayahnya yang menggelegar.
  • Kisah Maia Estianti membuat perasaan para ibu tersayat-sayat.
  • Jangan suruh dia menjadi penyanyi di acara manapun lagi, suaranya seperti Giant di kartun Doraemon, hanya membuat gendang telinga pendengarnya pecah.
  • Habiskan makanan di piringmu atau ambil seperlunya saja, bagimu mungkin harga seporsi ayam goreng disini biasa saja namun bagi sebagian orang di luar sana harganya setinggi langit.
  • Kata-katanya begitu menusuk hati.
  • Kejadian pembunuhan itu terjadi karena emosi pelaku mendadak meledak ketika melihat pacarnya berselingkuh di hadapannya.
  • Kenyataan bahwa istrinya berkhianat membuat perasaan Yanto remuk redam.
  • Pekerjaan ini benar-benar membuatku harus memeras otak.
  • Teguh begitu tergesa-gesa hingga ia memacu motornya secepat kilat.
  • Suara Rachel membuat seluruh juri terhipnotis untuk mendengarkannya hingga selesai.
  • Doa ibu terus mengalir demi kebaikan putra dan putrinya.
  • Pertarungan kedua orang itu membuat darah mereka mengalir menganak sungai.
  • Menjelang hari raya, harga-harga kebutuhan pokok semakin melambung tinggi.
  • Jangan ganggu! Aku punya segudang pekerjaan yang harus diselesaikan.
  • Para model itu sekurus tusuk gigi.
  • Demi menunjukkan keseriusannya, Keenan rela menguras seluruh tabungannya.
  • Kata-kata Bung Karno membakar semangat para pejuang di masa itu.
  • Setiap belaian pria pada rambut wanita, diam-diam akan memporak-porandakan hatinya.
  • Setengah mati aku mencari kesana kemari, namun ternyata kacamata yang kucari ada di atas kepalaku.
  • Suatu saat nanti prestasimu akan mengguncang dunia, berjuanglah dari sekarang!
  • Seluruh pejuang di acara Ninja Warrior berjuang hingga titik darah penghabisan.
  • Kita harus berani berlari mengejar mimpi, demi masa depan yang lebih baik.
  • Gadis pindahan berwajah imut itu telah menjerat hatiku dengan senyum lugunya.
  • Setelah mengetahui alasan Itachi membunuh klan Uchiha, hatiku menjadi teriris-iris.
  • Jangan main-main dengan kuliah dosen itu, jika dia murka gunung pun akan ambruk dibuatnya.
  • Kerlingan matanya begitu menggoda hingga seluruh pria di kampung itu tergila-gila.
  • Sudah ribuan kali pacarmu berbohong kepadamu dan Kamu masih menganggap dia calon. pendamping hidup terbaik Kamu?!
  • Hatinya hancur ketika menyadari bahwa harapannya memenangkan kompetisi tersebut berakhir.
  • Bagi gue, basket itu segalanya buat hidup gue.
  • Hoax menyebar melebihi kecepatan cahaya saat ini.
  • Aku begitu malu gara-gara insiden itu, sampai rasanya ingin mati saja.
  • Jatuh cinta pada seseorang belum pernah seindah ini sebelum bertemu denganmu, aku merasa hidup di surga.
  • Kulitnya sehitam arang, memakai pemutih apapun tidak akan terlalu berpengaruh untuknya.
  • Kata-katanya membuatku tercambuk untuk bergerak lebih cepat.
  • Pendiriannya setegar karang, pantang berubah.
  • Delikan matanya menciutkan nyaliku.
  • Ribuan galon air mata orang miskin tidak akan mempengaruhi keputusannya untuk menggusur tempat itu.
  • Otakku mendadak beku setiap bertatapan dengan matanya.
  • Produk ini benar-benar luar biasa, kulitnya sampai terlihat sebening Kristal.
  • Hidung Jackie besar sekali, terlihat seperti sarang lebah.
  • Kami sudah saling cocok, hati kami menempel satu sama lainnya.
  • Aroma kentutnya yang busuk hampir saja membunuh masa depan hidungku.
  • Ada dendam apa hingga perias pengantin mendandaninya sampai seputih setan.
  • Kopi pagi ini tidak sepahit nasibku.
  • Jangan tersenyum! Nanti aku sakit gigi melihat manisnya senyummu.
  • Jangankan melihatmu tertawa, melirik matamu sedikit saja sudah bisa membuatku terkena diabetes.
  • Kebencian Sasuke sedahsyat neraka pada kakaknya.
  • Apa lagi yang kau cari, begitu banyak wanita yang bertaburan menanti cintamu.
  • Belum apa-apa aku sudah putus asa melihat segunung revisi yang diberikan.
  • Kepergiannya membuat hatiku hampa.
  • Rasa takut itu membuatnya bermandikan keringat.
  • Kamu tak akan bisa berbuat apa-apa, aku sudah menggenggam hatinya. Dia milikku, bukan milikmu.
  • Dia seperti menumpahkan seluruh isi botol parfum ke tubuhnya, wanginya menusuk penciumanku.
  • Aku tak tahan lagi bekerja dengannya, dia itu sedingin es!
  • Kamu ini apa-apaan ?! Sampai copot jantungku!
  • Dinginnya udara di puncak pegunungan ini seakan merasuk sampai ke sum-sum tulangku.
  • Ada jutaan manfaat yang baru diketahui dari tanaman buah jambu biji.
  • Apa kau tahu harga dan nilai buah mengkudu bisa melejit ke langit di luar negeri sana?!
  • Dia tampak cocok dengan setelan yukata itu, kulitnya juga seputih salju.
  • Ia menyetrika kemejanya selicin belut.
  • Pemuda yang mengunjungi pak RT itu, tinggi badannya mengalahkan tiang listrik.
  • Makanan apa ini, rasa pahitnya mengalahkan daun sambiloto.
  • Sikap dan gaya berbicaranya seperti putri raja.
  • Penari itu berputar putar layaknya gasing saja.
  • Bayi jumbo yang lahir tadi pagi di puskesmas itu beratnya mengalahkan bayi raksasa.
  • Lihat saja rumah mewah itu! Tamannya seluas padang golf.
  • Rambut panjangnya tak terurus, lihat saja sudah seperti benang kusut.
  • Sudah berjam jam ia mengobrol dengan orang itu, seperti dua orang sahabat yang ratusan tahun tak bertemu.
  • Tatapan orang itu sangat tajam, seperti elang yang hendak memangsa anak ayam.
  • Ia begitu cekatan, seribu pekerjaan selesai dalam sekejap.
  • Air di danau itu sangat jernih, bahkan beningnya mengalahkan Kristal.
  • Kemarau panjang tahun ini membuat desaku seperti padang pasir.

Itulah pengertian, ciri dan contoh dari majas hiperbola. Semoga dengan pembahasan di atas Kamu lebih paham dengan jenis majas yang saat ini juga kerap digunakan pada puisi ini.