10 Jenis Tanaman Obat yang Patut Dijadikan Apotek Hidup

Jenis Tanaman Obat – Kekayaan hayati Indonesia patut untuk disyukuri. Berbagai jenis tanaman bisa tumbuh dengan subur di negara ini.

Loading...

Mungkin pepatah yang berbunyi “tongkat kayu dan batu jadi tanaman” benar adanya. Bahkan, berbagai jenis tanaman obat bisa Anda temukan dengan mudah di pekarangan rumah.

Beberapa tanaman digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Khasiat tanaman obat untuk menjaga kesehatan sudah terbukti secara klinis.

Namun, saat ini banyak yang lebih mengandalkan obat kimia yang justru bisa menimbulkan penyakit yang lebih besar. Selain itu, obat-obatan kimia harganya lebih mahal.

Untuk itu, mulai sekarang beralihlah ke berbagai jenis tanaman obat yang bisa mengatasi masalah kesehatan tanpa efek samping berlebihan.

Selain murah, mudah didapat, tanaman obat juga tidak berbahaya meski dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.

Jenis Tanaman Obat untuk Apotek Hidup

10 jenis tanaman obat berikut ini bisa Anda tanam di belakang rumah sebagai persediaan. Langsung saja, ini dia ulasannya :

1. Jeruk Nipis

Pohon Jeruk Nipis

image via tokopedia.com

Jangan menyepelekan khasiat dari jeruk mungil yang rasanya masam ini. Jeruk nipis nyatanya memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Salah satu jenis tanaman obat yang satu ini juga multifungsi, bisa dicampur dengan sambal atau sebagai campuran dalam minuman.

Jika Anda mengonsumsi jeruk nipis secara rutin, niscaya akan terhindar dari berbagai penyakit meliputi batu ginjal, vertigo, tekanan darah tinggi, radang tenggorokan. Ambeien, batuk, difteri, dan juga panu.

2. Belimbing Wuluh

Pohon Belimbing Wuluh

image via wikimedia.org

Rasa masam dari buah yang kaya vitamin C ini memang menyegarkan. Sehingga tak heran jika belimbing wuluh sering dijadikan rujak atau jus. Paling cocok jika dikonsumsi siang hari ketika cuaca sedang panas-panasnya.

Siapa sangka jika buah yang satu ini merupakan jenis tanaman obat? Kandungan asam osalat di dalamnya bisa mengatasi masalah kesehatan yang berhubungan dengan organ ginjal.

Selain itu, belimbing wuluh juga bisa diandalkan untuk mengobati gusi berdarah, obat gondongan, sariawan, rematik, pegal linu, serta digunakan juga sebagai obat untuk sakit gigi.

Tanaman ini tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat, Anda juga bisa mengolah batang, daun, dan juga bunganya. Masih ragu untuk menanam belimbing wuluh di pekarangan rumah?

3. Temu Lawak

Tanaman Temu Lawak

image via bukalapak.com

Salah satu jenis tanaman obat ini biasanya akan Anda temukan pada jamu ataupun suplemen penambah nafsu makan untuk anak-anak. Namun, sesungguhnya tanaman asli dari Indonesia ini memiliki banyak khasiat lainnya.

Diantara khasiat temulawak untuk kesehatan adalah menyembuhkan penyakit seperti gangguan ginjal, penyakit jantung, dan hati.

Tak luput juga manfaatnya untuk kesehatan pencernaan. Temu lawak akan lebih optimal manfaatnya jika dikombinasikan dengan herbal lain. Yuk, mulai sekarang tanamlah temu lawak untuk obat herbal berbagai penyakit.

4. Daun Cincau

Pohon Cincau

image via bukalapak.com

Jika Anda sering mengonsumsi es cincau, pasti bertanya-tanya dari mana asalnya makanan kenyal nan menyegarkan itu? Nah, asal Anda tahu saja, cincau berasal dari daun cincau yang diolah sedemikian rupa.

Menanam daun cincau ada banyak manfaatnya lho! Salah satu jenis tanaman obat ini bisa mengobati berbagai macam penyakit secara alami. Diantaranya, diabetes mellitus, radang lambung dan juga typhus.

Daun cincau juga terdiri dari dua jenis yaitu berwarna hitam dan hijau. Tertarik untuk menanam obat yang rasanya lezat?

5. Mengkudu

Pohon Mengkudu

image via cintaihidup.com

Mengkudu termasuk dalam apotek hidup koleksi 100 jenis tanaman obat. Rasa buah ini memang tidak terlalu lezat. Baik ketika dikonsumsi secara langsung ataupun setelah diolah.

Namun, jangan salah, dibalik rasanya yang tidak enak, mengkudu adalah tanaman yang sangat kaya akan khasiat.

Cukup banyak jenis penyakit yang bisa diobati dengan buah ini. diantaranya tekanan darah tinggi, perut kembung, radang lambung, dan sakit kuning.

Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, serta sebagai zat anti kanker. Segera cari bibitnya untuk ditanam ya!

6. Kunyit

Pohon Kunyit

image via http://hazila.blogspot.com

Kunyit kerap dijadikan bumbu masakan Indonesia. Seperti nasi kuning, kari ayam, dan masih banyak lagi. Rempah ini juga digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan jamu kunyit asem.

Rasa dan aromanya yang khas dapat menunjang cita rasa dalam masakan. Sedangkan pada jamu membuat rasanya semakin segar.

Penggemar jamu kunyit asem boleh merasa senang dengan informasi ini. Pasalnya, dibalik manfaatnya untuk makanan dan minuman, ternyata kunyit juga merupakan salah satu jenis tanaman obat.

Khasiatnya untuk kesehatan sudah diramu sejak zaman dahulu kala. Baru-baru ini, secara medis membuktikan bahwa kunyit bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Diantaranya membunuh virus, menyembuhkan radang dusi, menghilangkan bau badan. Menurunkan tekanan darah tinggi, serta mengembalikan siklus menstruasi.

7. Kencur

Pohon Kencur

image via youtube.com

Tak jauh beda dengan kunyit, kencur juga sering ditemui pada jamu gendong. Biasanya dikombinasikan dengan air beras sehingga terasa lebih nikmat.

Ternyata dibalik sifatnya yang menghangatkan, kencur juga memiliki segudang manfaat.

Diantaranya mengatasi penyakit batuk dan flu, masuk angin, sakit kepala, keseleo, sakit perut, membersihkan darah kotor, serta mencegah batu ginjal.

Nah, menanam salah satu jenis tanaman obat yang satu ini tidak akan membuat Anda rugi, bukan?

8. Kayu Manis

Pohon Kayu Manis

image via http://www.satuharapan.com

Salah satu jenis tanaman obat yang mudah untuk ditanam di area sekitar rumah adalah kayu manis. biasanya digunakan sebagai penambah aroma pada masakan tertentu.

Tidak hanya itu, kayu manis juga bisa dicampur pada minuman wedang dan teh manis.

Dengan mencampurnya dengan madu akan membuat minuman kayu manis semakin terasa nikmat. Kandungan dalam herbal ini sangat kompleks seperti anti inflamasi, antioksidan, antimikroba, kalsium, zat besi, juga mangan.

Adanya zat-zat tersebut membuat khasiatnya semakin mantap. Kayu manis bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk sakit jantung, kanker, perut kembung, rematik, dan infeksi saluran pernafasan.

9. Jintan Hitam

Tamanan Jintan Hitam

image via http://reps-id.com

Istilah Arab untuk jintan hitam adalah habbatussauda. Obat herbal ini sering digunakan oleh umat Islam untuk mengobati berbagai penyakit. Sebab, menurut hadist, jintan hitam juga digunakan oleh Rasulullah SAW.

Manfaat dari jintan hitam diantaranya dapat meredakan nyeri, anti radang, anti bakteri, menangkal gangguan imun, serta obat diabetes.

Meskipun di pasaran, Anda bisa menemukannya dengan mudah. Tentu, akan lebih baik jika menanam sendiri di rumah.

10. Jahe

Tamanan Jahe

image via http://www.jurnalasia.com

Siapa yang suka mengonsumsi minuman jahe? Pasti alasannya karena sifatnya yang menghangatkan dan membuat perut menjadi lega.

Yups, benar sekali, kandungannya yang sangat bermanfaat membuat jahe banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

Jahe mudah untuk dibudidayakan. Bahkan, bisa dilakukan di sekitar rumah. Karena jahe merupakan jenis tanaman obat, sebaiknya selalu memiliki persediaan dengan menanamnya sendiri.

Ada pun manfaatnya untuk kesehatan adalah dapat meringankan nyeri perut saat menstruasi, mengatasi diare, meredakan nyeri dada dan nyeri otot, serta mengobati infeksi saluran pernapasan atas.

..

Itulah 10 jenis tanaman obat yang bisa Anda tanam di sekitar rumah. Manfaat dari tanaman-tanaman di atas sangat besar bukan?

Tentunya Anda menjadi tertarik untuk menanamnya. Segera cari bibitnya lalu mulailah membuat apotek hidup. Hal tersebut perlu Anda lakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap obat-obat kimia.

Demikian, semoga bermanfaat.