Pemanfaatan Energi Alternatif

Deskripsi: pengertian energi alternatif, karakteristik, sumber energi dan contoh manfaatnya.


Bagaimana kehidupan modern tanpa energi? Seperti yang telah diketahui, aktivitas sehari-hari manusia tidak lepas dari pemanfaatan energi.

Sayangnya, bumi yang semakin tua membuat cadangan bahan bakar fosil semakin menipis. Pemanfaatan energi alternatif pun bisa jadi solusi.

Isu global warming yang gencar diberitakan saat ini memang menjadi perhatian serius. Tak heran jika sudah banyak pihak yang mengkampanyekan energi alternatif.

Baik oleh pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum yang berinovasi terhadap energi alternatif.

Pemanfaatan Energi Alternatif

Pengertian Energi Alternatif

Energi alternatif merupakan sumber energi pengganti bahan bakar fosil yang selama ini dimanfaatkan manusia untuk mendorong aktivitas sehari-hari.

Energi ini lebih bersifat alami sehingga lebih minim menyebabkan kerusakan lingkungan.

Sifatnya yang lebih ramah lingkungan ini juga membuatnya lebih sedikit berdampak negatif. Tak heran jika penggunaan energi alternatif sangat penting di era modern saat ini.

Mengingat kadar polusi yang semakin meningkat, terutama di kota-kota besar.

Karakteristik Energi Alternatif

Bagaimana sumber energi bisa disebut alternatif energi fosil? Memang tidak semua energi yang diperoleh bisa disebut alternatif di masa modern ini.

Setidaknya, ada beberapa karakteristik energi jenis ini yang harus ada. Berikut diantaranya.

1. Berasal dari Materi Non Fosil

Seperti yang telah disebutkan di atas, energi alternatif digunakan sebagai pengganti energi fosil.

Tentu saja proses pembuatannya tidak berasal dari fosil. Contoh energi fosil yang masih banyak digunakan adalah minyak bumi, batu bara, dan sejenisnya.

Bahan-bahan tersebut tidak bisa disebut sebagai alternatif. Mengingat penggunaannya yang tidak dapat diperbarui.

2. Bersifat Terbarukan

Karakteristik energi alternatif memang dikenal bisa diperbarui. Sifat renewable ini merupakan kebalikan dari energi fosil.

Artinya, sumber energi ini bisa digunakan secara terus-menerus karena ketersediaannya secara alami di alam.

3. Ramah Lingkungan

Salah satu alasan energi alternatif semakin marak digunakan adalah karena sifatnya yang ramah lingkungan. Mengingat sisa pembakaran energi fosil memang banyak berdampak negatif bagi lingkungan.

Bahkan pencemaran yang diakibatkan cukup mengkhawatirkan, di antara pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran udara.

Hal inilah yang meningkatkan isu global warming di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, karakteristik energi alternatif yang bersifat ramah lingkungan merupakan syarat mutlak.

4. Diproduksi secara Massal

Agar pemanfaatan energi alternatif bisa dirasakan banyak orang, produksinya pun perlu dilakukan secara massal.

Mengingat pencemaran lingkungan saat ini sudah terjadi di mana-mana.

Sumber dan Pemanfaatan Energi Alternatif

Apa saja sumber energi alternatif yang ada di lingkungan? Sebagai salah satu solusi kerusakan lingkungan, pemanfaatan energi alternatif memang semakin gencar dilakukan.

Lalu, apa saja sumber energi alternatif dan bagaimana pemanfaatannya? Berikut di antaranya.

1. Energi Matahari

Sebagai sumber energi panas terbesar di galaksi, matahari bisa dijadikan energi alternatif yang ramah lingkungan.Pemanfaatan energi matahari bisa dirasakan secara langsung maupun tidak langsung.

Panas matahari sudah lama dimanfaatkan, terutama untuk menjemur pakaian maupun bahan baku makanan.

Di masa modern saat ini, energi matahari diubah menjadi energi listrik. Misalnya dengan memanfaatkan teknologi panel surya yang sudah banyak digunakan di rumah hunian dan industri.

2. Energi Angin

Semilir angin yang bertiup merupakan salah satu sumber energi alternatif. Pergerakan udara ini terjadi secara alami sehingga keberadaannya melimpah di alam.

Pada dasarnya, energi alternatif ini sudah banyak digunakan sejak lama. Salah satunya pemanfaatan kincir angin yang bisa menggerakan pompa saluran irigasi.

Tidak hanya itu, kincir angin juga bisa dimanfaatkan sebagai penghasil listrik tenaga angin yang tentunya ramah lingkungan.

3. Energi Panas Bumi

Sumber energi ini berbeda dibanding panas matahari. Energi panas bumi berasal dari lapisan perut bumi.

Pada umumnya, pemanfaatan energi ini muncul di wilayah dengan aktivitas vulkanik yang cukup aktif. Terdapat tiga sumber utama dari energi panas bumi, yaitu bebatuan, panas, dan uap.

Sayangnya, pemanfaatan energi panas bumi ini masih dalam proses penelitian dan belum optimal penerapannya.

4. Hydropower

Sesuai dengan namanya, energi alternatif ini memanfaatkan kekuatan air. Pergerakan air secara alami dapat mengubah energi gerak menjadi energi listrik.

Meski belum begitu populer seperti energi alternatif lainnya, pengelolaan energi ini cukup efektif. Salah satunya gerakan aliran sungai dengan pembendungan menuju turbin yang berputar.

Nantinya, turbin tersebut menghasilkan energi listrik tenaga air yang ramah lingkungan.

5. Biomassa

Sumber energi alternatif berikutnya disebut biomassa. Peternakan hewan menghasilkan kotoran yang banyak dimanfaatkan sebagai energi alternatif.

Tidak hanya itu,sisa sampah tumbuhan pun ikut dimanfaatkan. Nantinya, bahan-bahan tersebut diolah menjadi bahan bakar alternatif energi fosil.

6. Biofuel

Bagaimana tumbuhan bisa diolah menjadi bahan bakar? Energi alternatif yang bisa melakukannya disebut sebagai biofuel.

Energi ini berasal dari bahan-bahan nabati yang dapat menghasilkan energi alami yang ramah lingkungan.

Salah satu tanaman yang bisa digunakan sebagai energi alternatif adalah tanaman jarak. Di antara hasil pengolahan bahan biofuel adalah bioetanol dan biodiesel.

Keduanya sudah banyak dimanfaatkan untuk mesin produksi dan kendaraan bermotor.

7. Tidal

Tidal merupakan sumber energi alternatif yang berasal dari air laut yang pasang surut. Sumber energi ini memang belum begitu terkenal dibanding energi alternatif lainnya.

Namun, pemanfaatan energi alternatif tidal memiliki keunggulan tersendiri.

Di antaranya adalah peristiwa pasang surut air laut yang lebih mudah diprediksi, diproses tanpa teknologi rumit, dan lebih hemat biaya.

Namun, pemanfaatan energi tidak memang masih banyak dipertimbangkan. Mengingat korosi yang berpotensi terjadi akibat arus air laut.

8. Gelombang Laut

Pemanfaatan jenis energi alternatif ini berbeda dengan tidal. Gelombang laut yang dimanfaatkan adalah berupa ombak laut yang bisa diubah menjadi sumber listrik.

Pada dasarnya, prinsip pengelolaannya mirip dengan hydropower.

Ombak laut dikumpulkan lalu diarahkan sedemikian rupa ke arah turbin agar berputar. Perputaran turbin akan menghasilkan energi listrik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

9. Biodiesel

Jenis energi alternatif ini memang sudah cukup populer. Terutama di negara-negara maju di mana teknologi mutakhir ditemukan. Bahkan di beberapa negara sudah menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar utama.

Dengan demikian, aktivitas sehari-hari tidak selalu bergantung pada energi fosil. Pemanfaatan biodiesel berasal dari lemak tumbuhan dan hewan yang ramah lingkungan dan bisa diperbarui.

10. Etanol

Etanol atau etil alkohol menjadi sumber energi alternatif yang sudah banyak digunakan. Energi yang dihasilkan berasal dari fermentasi jenis tumbuhan tertentu.

Proses fermentasi yang dilakukan menghasilkan jenis etil alkohol yang bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatif.

11. Metanol

Metanol merupakan jenis metil alkohol yang pengelolaannya berasal dari kayu. Jenis energi alternatif ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti fosil.

Sayangnya, metanol memberikan dampak negatif karena berpotensi menyebabkan perkaratan pada benda metal.

12. Piezolelektrik

Sumber energi alternatif ini bekerja dengan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pergerakan-pergerakan di suatu area akan dikonversi menjadi energi listrik yang saat ini banyak digunakan.

Contoh negara yang sudah memanfaatkan energi ini dengan baik adalah Jepang.

Negara tersebut memanfaatkan prinsip piezoelektrik di stasiun kereta api. Pergerakan di atas lantai stasion diolah menjadi energi listrik untuk aktivitas di sekitarnya.

Beberapa pemanfaatan energi alternatif di atas memang bisa menjadi solusi yang tepat di era modern ini.

Bumi yang sudah semakin tua memang mengharuskan manusia terus berinovasi, agar kondisi lingkungan menjadi lebih baik.

Baca juga: 11 Manfaat Energi Matahari bagi Makhluk Hidup

  • Add Your Comment

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close