Resensi Novel Sang Pemimpi

Deskripsi: Sinopsis dan resensi Novel Sang Pemimpi.


Identitas Buku

  • Judul Buku: Sang Pemimpi
  • Penulis Buku: Andrea Hirata
  • Penerbit Buku: Bentang
  • Kota Terbit: Yogyakarta
  • Cetakan: ke 1
  • Tebal Buku: 292 halaman
  • ISBN: 9793062924

 

Resensi Novel Sang Pemimpi

Sinopsis Novel Sang Pemimpi

Resensi novel Sang Pemimpi ini sebenarnya tetralogi atau kelanjutan dari novel Laskar Pelangi. Namun dalam cerita ini tokoh yang bersama di kehidupan Ikal ada dua orang. Mereka adalah Arai dan Jimbron seorang yatim piatu yang miskin.

Pada novel ini menggunakan orang pertama « aku » yang berperan sebagai Ikal. Berawal dari Ikal, Arai, dan Jimbron berencana mencuri peti es. Seluruh usahanya gagal karena Jimbron sangat penakut.

Ikal yang merupakan anak cerdas dan sering mendapatkan ranking di sekolahnya, tak ayal mendapatkan perlakuan istimewa dari guru maupun kepala sekolah. Jika melanggar tata tertib, Ikal akan dihukum.

Seperti pada saat ketiga pemeran utama ketahuan membuat ulah, maka Pak Mastar sebagai kepala sekolah menghukum langsung ketiga anak itu. Jimbron mendapatkan hukuman membersihkan WC, Ikal membersihkan lantai, sedangkan Arai membersihkan langit-langit ruangan.

Kisah yang diracik sangat hidup ini juga menggambarkan percintaan Jimbron yang menyukai salah satu remaja bernama Laksmi dan Arai menyukai Nurmala. Menggambarkan kehidupan para buruh yang bertempat tinggal di dekat tambang minyak.

Apalagi Arai yang memiliki semangat juang tinggi, tidak pernah mengeluh akan nasibnya. Sementara Ikal sebagai sahabat sekaligus saudara Arai, sangat merasa miris. Mereka juga sering mengumpulkan mainan-mainan bekas untuk dijual ke pengepul. Jimbron yang mempunyai mimpi bisa naik kuda putih, akhirnya mimpi itu terwujud.

Di mulai sejak kelulusan ketiga tokoh, Arai mendapatkan pekerjaan di tempat peternakan Capo. Atas permintaan Arai yang tulus, akhirnya Capo mengizinkan Jimbron naik kuda putih. Ikal yang mendapatkan kabar temannya semasa SD, yakni Lintang dan Mahar sangat prihatin.

Karena Lintang yang cerdas dan pintar tidak bisa menamatkan SMP, lalu Mahar yang memiliki bakat atlit justru bekerja menjadi cuci piring di restoran.

Pada akhirnya, ayah Ikal yang menaruh harapan besar kepada Ikal dan Arai, meminta mereka untuk merantau ke Jakarta atau Bogor. Lebih tepatnya mengadu nasib. Semua itu demi mimpi yang besar untuk keluarganya.

Saat dewasa Ikal sudah bekerja di perusahaan telekomunikasi terkemuka dan lulus dengan predikat baik. Jimbron sudah menikah dan bahagia memiliki anak. Arai juga mendapatkan beasiswa ke luar negeri.

Unsur Intrinsik Sang Pemimpi

Nah, semakin penasaran dengan karakter di dalam resensi novel Sang Pemimpi? Kali ini kami juga akan mengulas mengenai unsur instrinsik yang ada di novel ini. Berikut ulasan ulasan lengkap yang kami sajikan khusus untuk Anda:

1. Tema

Novel Sang Pemimpi mempunyai tema utama pendidikan dan persahabatan dua anak yatim piatu bersama tokoh utama. Novel ini cocok sekali dibaca oleh semua kalangan usia, karena pendidikan karakter untuk selalu bekerja keras dalam hal apapun patut dicontoh.

2. Penokohan

Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel Sang Pemimpi:

1. Ikal

Ikal adalah orang yang pintar, selalu mendapatkan ranking, tegas, keras kepala, hatinya lembut, dan setia kawan.

2. Arai

Arai adalah sahabat sekaligus saudara Ikal yang yatim piatu, berantakan, cerdik, suaranya lantang, nakal, tegas, pintar, memiliki pemikiran terbuka, karisma yang kuat dan sedikit kasar.

3. Jimbron

Jimbron adalah orang yang bertubuh tambun, salah satu sahabat Ikal yang penakut, gagap, menyukai kuda, polos, memiliki wajah baby face dan yatim piatu.

4. Pak Mastar

Pak Mastar adalah kepala sekolah juga orang yang tegas, disegani banyak orang, dan tidak sabaran.

5. Lintang

Lintang yang cerdas justru tidak bisa menamatkan SMP.

6. Mahar

Mahar adalah seorang gadis yang memiliki kemampuan berlari cepat dan berambut ikal mayang.

7. Capo

Capo adalah bos Arai di peternakan kuda. Sifatnya sangat pekerja keras.

8. Bang Zaitun

Bang Zaitun merupakan pemuda yang menampung Ikal, Arai, dan Jimbron. Sekaligus juga mereka bekerja padanya.

Kesimpulan

Apakah Anda siap berpetualangan dengan membaca novel Sang Pemimpi? Kelanjutan dari novel Laskar Pelangi ini tidak kalah populernya, lho. Malah sudah dibuatkan versi film yang tidak kalah seru tentang petualangan Ikal meraih mimpi.

Anda bisa mengambil pesan yang disampaikan masing-masing tokoh dengan latar belakang kehidupan yang miris. Semoga resensi Novel Sang Pemimpi di atas cukup membuat Anda memiliki inspirasi dari setiap alur yang disampaikan penulis fenomenal ini.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close