Doa Sholat Dhuha Lengkap Dengan Niat dan Tata Caranya

Doa Sholat Dhuha, – sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunah yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya untuk melancarkan rezeki dalam kehidupan sehari-hari.

Loading...

Tak hanya itu saja, bahkan terdapat beberapa hadits yang menerangkan bahwa sholat dhuha bisa dijadikan sebagai sarana untuk memohon ampunan atas dosa yang telah dilakukan.

Doa Sholat Dhuha

https://www.canva.com/goodminds.id

Sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan Ibnu Majah menerangkan bahwa, “Siapa yang membiasakan (menjaga) sholat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”

Selain itu, saking utamanya sholat dhuha, tak heran jika doa sholat dhuha pun memiliki doa yang spesial atau berbeda dengan lainnya.

Nah, sebelum membahas lebih dalam tentang niat, tata cara, ataupun doa sholat dhuha, simak keutamaan sholat dhuha berikut ini sehingga sayang untuk Kamu lewatkan!

Keutamaan Sholat Dhuha

1. Sholat Dhuha adalah Pesan Rasulullah

Sesuai dengan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata “Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan sholat witir.” (Muttafaqun ‘Alaih. Al-Bukhari no. 1981. Muslim no. 721)

2. Mendapatkan Sebuah Rumah di Surga Kelak

Masihkah Kamu tak akan melalaikan waktu untuk melaksanakan sholat dhuha? Padahal, jika Kamu rajin melaksanakan sholat dhuha akan dibuatkan sebuah rumah di surga kelak.

Sesuai dengan hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata “Barang siapa yang sholat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634)

3. Dicukupkan Rezeki

Keutamaan sholat dhuha yang paling dikenal oleh seluruh umat muslim adalah untuk melapangkan rezekinya. Jadi, tentu sangat tepat jika pagi hari sebelum bekerja menempatkan waktu untuk melaksanakannya.

Hal ini agar sepanjang hari, pekerjaan yang Kamu lakukan bisa lancar serta mendapatkan rezeki dan pahala yang banyak. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam besabda:

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha

Banyak yang belum memahami kapan waktu yang tepat mengerjakan sholat dhuha. Perlu Kamu ketahui, bahwa sholat dhuha dimulai ketika matahari terbit hingga bergerak ke posisi condong ke barat. Nah, secara umum, waktu sholat dhuha dibagi menjadi dua, yakni:

Awal Waktu Sholat Dhuha

Bagi Kamu yang ingin sholat dhuha lebih awal, maka dimulai 20 menit setelah terbitnya matahari. Hal ini sesuai dengan yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin ‘Abasah, Rasulullah bersabda

Kerjakanlah sholat subuh kemudian tinggalkanlah sholat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari).” (HR. Muslim)

Akhir Waktu Sholat Dhuha

Sedangkan akhir waktu sholat dhuha ialah 15 menit sebelum masuk waktu sholat dhuhur. Namun, bila Kamu ingin mengambi waktu sholat dhuha  terakhir maka yang paling utama dan terbaik adalah seperempat siang.

Sesuai dengan hadits, Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan sholat dhuha, dan berkata “Tidakkah mereka mengetahui bahwa sholat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘sholat orang-orang awwabin (taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’.” (HR. Muslim)

Hukum Mengerjakan Sholat Dhuha

Dengan memiliki berbagai keutamaan dalam kehidupan, hukum melaksanakan sholat dhuha adalah sunnah muakkad, yang artinya ialah sunnah yang sangat dianjurkan, karena memang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakannya sendiri, bahkan mewasiatkannya.

Syarat Sah Mengerjakan Sholat Dhuha

Sama halnya dengan melaksanakan sholat lainnya, syarat sah sholat dhuha yakni:

  • Menghadap kiblat
  • Menutup aurat
  • Suci dari hadas kecil dan hadas besar
  • Pakaian dan tempat dari najis
  • Suci badan
  • Mengetahui masuknya waktu sholat.

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha

Secara umum, tata cara sholat dhuha sama seperti dengan sholat lainnya, yakni sholat dua rakaat dengan satu salam. Yang beda adalah, niat, waktu dan doa sholat dhuhanya.

Disamping hal tersebut, jumlah rakaat sholat dhuha sendiri paling sedikit adalah 2 rakaat, dan paling banyak tak dibatasi. Namun beberapa ulama ada yang mengatakan idealnya yang paling banyak adalah 12 rakaat.

Sedangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri. mengerjakan sholat dhuha paling sedikit adalah 4 rakaat, dan yang paling banyak 8 rekaat. Sesuai hadits yang mengatakan dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak 8 rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam.” (HR. Abu Dawud)

Adapun niat sholat dhuha yakni:

“USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA.”

Yang artinya: “ Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan tata cara sholat dhuha yakni:

  • Niat sholat dhuha
  • Takbirotul Ihram
  • Membaca Doa Iftitah
  • Membaca Surah Al-Fatihah
  • Membaca Surah Ad-Dhuha
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Berdiri tegak untuk melanjutkan rakaat kedua, dan melaksanakan tata cara seperti sebelumnya
  • Hingga tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
  • Dan salam.

Pada dasarnya, tata cara sholat dhuha ini dengan ketentuan dua rakaat satu salam. Jika akan melaksanakannya dengan 4 rakaat, maka ketentuannya sama yakni dua rakaat satu salam sejumlah 2 kali.

Doa Sholat Dhuha Arab, Latin dan Artinya

Sebenarnya, tak ada doa sholat dhuha secara khusus, sehingga tak heran jika bila dalam kitab-kitab Fiqih, banyak para ulama yang tak mencantumkan doa sholat dhuha.

Namun doa sholat dhuha yang paling umum digunakan ialah,

Doa Sholat Dhuha Tulisan Arab

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

..

Doa Sholat Dhuha Tulisan Latin

“ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIIN.”

Yang artinya:

Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.



Sebenarnya, doa sholat dhuha tersebut bukan berasal dari Rasullulah. Dan beberapa yang mencantumkan doa ini ada di kitab-kitab fiqih Mazhab Syafi’i Asy Syarwani dalam Syarh Al Minhaj serta Ad Dimyathi dalam I’anatuth Thalibiin.

Namun, meski doa sholat dhuha ini tak berasal dari nabi, Kamu tetap diperbolehkan untuk membacanya karena mengandung makna yang baik.

Dengan berbagai keutamaan sholat dhuha, apakah Kamu masih akan melewatkannya?

sumber : https://islam.nu.or.id/post/read/106270/doa-shalat-dhuha