Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kumpulan Kata kata Tentang Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia, Bijak untuk Diri Sendiri dan Nasehat Untuk Koruptor

Berani Jujur Hebat

image source : https://kpk.go.id/

Hari Anti Korupsi Sedunia – Tidak bisa dipungkiri, semakin hari bukan semakin berkurang korupsi justru semakin meningkat saja.

Bukan hanya terjadi di Indonesia, hampir di semua penjuru dunia banyak pihak yang melakukan tindakan korupsi saja. Alih-alih menjabat sebagai wakil rakyat namun uang rakyat justru dimakan begitu saja.

Menitik pada beberapa kasus yang ada setiap tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia.

Di tahun yang ke 2018 adalah peringatan ke 15 sejak ditetapkan pada 9 Desember tahun 2003.

Berdasarkan sejarah yang ada tanggal tersebut merupakan resolusi dari 58/4 tanggal 31 Oktober Tahun 2003.

Ucapan dan Kata kata Tentang Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia

Sehubungan dengan hari Anti Korupsi Sedunia di bawah ini adalah beberapa kumpulan ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia, yang bisa Anda gunakan sebagai referensi untuk membuat ucapan bagi para koruptor yang saat ini bernapas bebas bisa jera. Langsung saja yuk simak ulasan lengkapnya!

1. Apa Hamba Tuhan Melakukan Korupsi?

Dirimu mengaku hidup sebagai manusia yang mengenal Tuhan? Namun mengapa tindakan kotor dan keji seperti korupsi masih saja dilakukan.

Sayang sekali uang menjadikan dirimu menghalalkan segalanya.

Di tanggal 9 Desember ini seharusnya dirimu malu masih saja melakukan hal layaknya seekor tikus.

2. Pintar atau Bodoh?

Secara akademis tikus berdasi memang pintar, tapi sejatinya dirinya bodoh dalam religius. Sadarlah hal saudaraku, kembalilah pada ajaranmu. Mari singkirkan tindakan busuk itu bersama dari bumi kita. Jangan lupa ingatkan yang lainnya dengan ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia.

3. Korupsi Beruntun

Dana yang mulanya 10 juta sisa 8 juta kemudian menjadi 4 juta dan terakhir sisa 1 juta. Sungguh seperti permainan beruntun. Ya berhak tak menerima yang ingin memakan hak orang lainnya. Jangan makan hak orang lain, berantas korupsi sedari dini.

4. Anti Recehan

Pintar dong, di awal mau saja disuap dengan uang recehan akhirnya pemimpin makan uang rakyat. Pilih calon yang tepat bukan karena uangnya.

Jika dirimu menerima uang receh suapan mereka, itu tandanya dirimu sendiri yang memberikan izin para pemimpin-mu mengeruk habis uang rakyat dan negara. Selamat Hari Anti Korupsi.

5. Jahat Dengan Akal

Korupsi adalah suatu tindak kejahatan yang berakal. Hal ini memberikan gambaran jika pelaku merupakan orang yang picik dan culas.

Bahkan kelebihan yang dimiliki di atas rata-rata metal yang lainnya. Hanya orang-orang yang lebih berani dan berakal cerdas yang bisa memberantas mereka. Mari berantas korupsi sedari dini.

6. Kaya Dengan Hak Sendiri

Jika dirimu merasa masih memiliki nurani, sudah sepantasnya hentikan perilaku bejat dirimu. Sifat serakah ingin memiliki segalanya tidak akan pernah membuatmu kaya dan bahagia.

Lihat saja selang beberapa waktu dirimu akan merasakan kesengsaraan yang luar biasa. Semoga ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia ini benar-benar akan membuat dirimu dan tikus lainnya sadar diri.

7. Hinaan Untuk Diri Sendiri

Jika ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia tidak bisa menjadi tamparan keras. Maka sejenak tengok ajaran apa yang dirimu pegang? Ajaran agama mengajarkanmu begitu? Ingat orang tuamu tidak pernah menginginkan anaknya culas seperti sekarang.

Apa guna dirimu menjadi pejabat negara, jika sebenarnya orang saja melihat asli-mu jijik. Kau bukan hanya menghina negara, agama dan orang tua. Sadar diri sadarlah diri sendiri adalah bagian yang paling hina dari kelakuan yang kau lakukan sendiri.

Seharusnya dirimu malu, pakai barang dan fasilitas mewah curian. Sungguh dirimu lebih keji daripada para pencuri.

8. Budaya Berani Jujur, Bukan Jadi Koruptor

Tindakan korupsi bukanlah bagian dari kebudayaan yang harusnya dirimu pelihara dan lestarikan. Hai sadarlah para penerus bangsa. Jangan pernah biarkan dirimu masuk dalam bagian ataupun tradisi tidak bermodal dan biadab seperti korupsi.

Dirimu punya akal, harusnya tak seperti itu, atau hanya tampilan saja yang berakal padahal seperti binatang yang kelaparan.

9. Ingat Agama yang Diyakini, Ucapan Hari Pemberantas Korupsi Sedunia

Agama yang kamu yakini selalu mengajarkan hal yang terbaik bahkan juga kemuliaan dalam hidup. Lalu mengapa dirimu begitu percaya diri ketika melanggar ajaran yang telah dipelajari.

Prinsip bukan hanya untung-untungan saja. Beberapa kasus mungkin ada yang tertangkap oleh KPK namun ada pula yang tidak pernah tersentuh sama sekali.

Mungkin harapan dirimu sebagai pelaku tidak akan pernah diketahui jejaknya. Tapi ingat sedalam-dalamnya bangkai disembunyikan pasti akan tercium jua bau busuknya.

10. Berpikir Sebelum Bertindak

Dirimu punya keluarga, punya martabat. Apakah kau mau memberikan makan keluargamu dengan uang yang haram, uang bukan hakmu. Duh kalau saja dirimu sadar atas tindakanmu.

Jika dirimu punya kemaluan maka sudah sepantasnya malu atas apa yang sudah dilakukan. Ada masanya dirimu akan tertangkap oleh pihak yang berwenang dan rasa malu-mu akan muncul.

Bagaimana rasa malu anakmu yang tau orang tuanya adalah koruptor. Pikirkan itu jangan senang dan uang saja yang ada dalam pikiranmu.

11. Tamparan Keras Permainan Belaka, Sebagai Ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia

Rasanya sistem menjadi permainan saja. Tindakan tidak benar seperti korupsi seolah bebas dan menjadi hal yang lumrah. Sungguh miris melihat sebagian bingkai saat ini.

Alih-alih menjadi wakil rakyat, namun hak rakyat justru di embat begitu saja. Hai para koruptor sadarlah, apa yang dirimu lakukan saat ini akan menjadi tanggung jawab di masa yang akan datang.

Barang sehelai rambut saja dipertanggung jawabkan, apalagi uang rakyat yang ditimbun dalam perutmu.

..

Di atas adalah beberapa contoh ucapan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia yang bisa Anda jadikan contoh untuk membuat susunan kata dan kalimat sebagai salah satu tamparan keras bagi tikus-tikus berdasi.

Kalau bukan kita yang memberantas lalu siapa lagi? Jangan pernah berikan ruang sekecil apapun untuk mereka bernafas.