Hewan Invertebrata

Apabila sebelumnya Anda sudah mengenal dan memahami tentang vertebrata atau hewan bertulang belakang, apakah Anda juga sudah memahami hewan invertebrata?

Apa perbedaannya dengan avertebrata? Untuk mengetahui jawabannya, bacaan di bawah ini bisa membantu Anda.

Hewan Invertebrata

Pengertian Hewan Invertebrata

Sebenarnya, invertebrata sama dengan avertebrata yaitu hewan yang tidak mempunyai tulang belakang, punggung atau kolom vertebral.

Istilah ini berasal dari kata latin, yaitu Vertebra yang artinya adalah sendi, tulang belakang. Ditambah awalan “in” yang artinya tidak atau tanpa.

Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa invertebrata adalah mereka yang tidak termasuk golongan vertebrata. Istilah ini pertama kali diungkapkan oleh Chevalier de Lamarck dengan pengklasifikasian paling beragam.

Tercatat ada sekitar 12 juta lebih spesies makhluk hidup yang masuk dalam golongan ini. Mereka berdarah dingin, yang artinya tinggi rendah suhu tubuh bergantung pada atmosfer sekitarnya.

Pengertian lain menjelaskan bahwa invertebrata merupakan hewan yang tidak memiliki badan lunak, namun ada juga yang berkulit keras yang berfungsi sebagai pelindung badan. Rangka pembangun tersebut berada di bagian luar tubuh.

Bagaimana apakah Anda sudah paham dengan pengertian hewan invertebrata? Selanjutnya apa sih ciri-ciri yang melekat padanya? Apa perbedaannya dengan vertebrata?

Ciri-Ciri Hewan Invertebrata

Mengetahui ciri-ciri yang melekat pada hewan ta bertulang belakang harus Anda ketahui. Hal ini penting adanya, agar bisa membedakan dengan vertebrata. Berikut ini rinciannya:

  • Invertebrata adalah organisme multiseluler, yang artinya tidak memiliki dinding sel.
  • Invertebrata tidak memiliki tulang endoskeleton yang cukup keras karena sistem tulang yang simpel. Bahkan gerakan invertebrata cenderung lambat dengan bentuk tubuh yang kecil.

Hal tersebut berakibat mereka kurang mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan tertentu. Tapi ada juga sebagian dari mereka menempati lingkungan yang ekstrem.

  • Tubuh hewan tak bertulang belakang dibagi menjadi tiga bagian yaitu perut, dada dan kepala. Mereka juga tidak memiliki sistem respirasi seperti paru-paru, melainkan diganti dengan kulit.
  • Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa invertebrata merupakan organisme paling beragam yang ada di bumi. Hampir 95% hewan masuk dalam kategori ini. Hal ini sudah dijelaskan pada Konservasi Alam di Tahun 2009 yang lalu.
  • Beberapa hewan tak bertulang belakang memiliki eksoskeleton keras dari kitin.
  • Mayoritas tidak memiliki organisasi sel atau jaringan tertentu.
  • Mayoritas bereproduksi normal layaknya jantan dan betina pada umumnya.
  • Hewan invertebrata tidak mampu membuat makanannya sendiri.
  • Beberapa ada yang menetap seperti spons dan ada juga yang motil.
  • Invertebrata didominasi oleh serangga.
  • Terbagi menjadi beberapa golongan yaitu porifera, cnidaria, ctenophora, platyhelminthes, aschelminthes, annelida, arthropoda, mollusca dan echinodermata.

Nah sekarang Anda sudah paham kan apa saja ciri-cirinya? Pastinya juga sudah menemukan perbedaan dengan vertebrata. Lalu apa saja sih contoh hewan tak bertulang belakang?

Contoh Hewan Invertebrata

Nah selanjutnya Anda harus mengetahui apa saja sih contoh konkret hewan tak bertulang belakang? Penasaran kan? Simak beberapa poin di bawah ini ya!

1. Ubur-Ubur

Ubur-ubur memiliki nama latin Aurelia aurita yang masuk dalam kategori Coelenterata. Ubur-ubur tidak memiliki tulang belakang. Bagian tubuhnya terdiri atas tabung dan mulut, lengkap dengan tentakel. Hewan ini memiliki panjang 25 cm hingga 45 cm.

Mollusca kecil dan plankton adalah makanan yang paling disukai. Ubur-ubur dibagi menjadi beberapa jenis dan memiliki pergerakan yang berbeda satu dengan lainnya.

Pada umumnya, mereka bergerak mengikuti arus. Hewan ini mudah ditemukan di Eropa, Amerika, Asia dan Afrika.

2. Tiram Mutiara

Tiram mutiara atau yang lebih dikenal dengan Pinctada maxima masuk ke dalam kategori Mollusca. Memiliki ciri khas kaki ambulakral dan tidak memiliki tulang belakang.

Teksturnya yang lunak dan mampu memproduksi mutiara menjadi kelebihan tersendiri.

3. Timun Laut

Apakah Anda belum pernah mendengar nama timun laut?

Hewan ini masuk dalam kategori tak bertulang belakang. Memiliki banyak sekali manfaat sehingga tak jarang yang mencarinya untuk dijadikan makanan yang lezat.

Nama lain dari timun laut adalah teripang. Tercatat bahwa di dunia ini ada lebih dari 1.200 jenis teripang yang tersebar di seluruh dunia. Wow keren sekali bukan?

4. Bintang Laut

Keempat adalah bintang laut yang memiliki nama latin Asterias rubens. Ia memiliki kerangka luar yang cukup kuat sebagai perisai untuk predator atau sejenisnya yang membahayakan kehidupannya. Panjang bintang laut sekitar 10 hingga 30 cm.

Mereka hidup dengan cara menempel pada bebatuan. Siput dan binatang jenis gastropoda adalah makanan kesukaannya.

5. Udang

Udang masuk dalam filum Arthropoda yang sejenis dengan laba-laba, lobster, kepiting, kalajengking, dan lain sebagainya.

Memiliki kaki untuk bergerak namun tidak ada rangka khusus dan sistem pencernaan yang sempurna seperti halnya hewan bertulang belakang.

6. Lintah

Nama latin dari lintah adalah Hirudo sp yang hidup di perairan tawar, sawah dan rawa. Terkadang juga ditemukan di pepohonan yang lembab.

Lintah masuk dalam kategori Annelida dengan beberapa segmen yang melekat pada bagian tubuhnya. Kebiasaannya adalah menyimpan telur di bagian klitelum.

Pada jenis tertentu bisa digunakan untuk pengobatan tradisional agar peredaran darah menjadi lancar dan darah kotor bisa keluar.

7. Siput

Dalam penjelasan ciri-ciri di atas ada yang menyebutkan bahwasanya hewan invertebrata dilindungi oleh cangkang atau sejenisnya untuk melindungi tubuhnya yang lunak.

Hal inilah yang terjadi pada siput, sehingga ia masuk ke dalam kategori hewan tak bertulang belakang.

Ia bergerak menggunakan otot perutnya, karena tidak memiliki struktur tubuh yang lengkap. Apabila merasa terancam cangkang berfungsi sebagai rumah untuk bersembunyi.

8. Lalat

Pada umumnya hewan tak bertulang belakang ada di air baik tawar ataupun laut. Namun ada juga yang di darat salah satunya adalah lalat.

Tubuhnya terdiri dari banyak sel dan tidak memiliki tulang yang kokoh, maka dari itu masuk dalam kategori invertebrata.

9. Gurita

Hampir sama dengan ubur-ubur, gurita juga memiliki tentakel untuk bergerak dan memiliki tekstur yang lunak.

Ia tidak bernafas menggunakan paru-paru, memakan plankton dan memiliki otak yang belum berkembang secara sempurna, berbeda dengan vertebrata.

10. Laba-Laba

Contoh terakhir adalah laba-laba yang tergolong dalam kelas Arthropoda, hewan ini memiliki buku dengan empat pasang kaki dan dua segmen tubuh. Laba-laba masih satu rumpun dengan kalajengking, tungau dan lainnya.

Ciri khas yang melekat adalah tubuhnya diselimuti oleh rambut. Terdapat 45.000 jenis laba-laba yang ada di dunia, ada yang berbahaya dan ada juga yang tidak.

Kerugian yang ditimbulkan hampir sama dengan hewan yang ada di kelas Mollusca. Sampai sini paham?

Sekarang Anda sudah paham kan pengertian, ciri dan contoh hewan invertebrata? Jika belum, silahkan dibaca dari awal hingga akhir lagi ya. Selain ke sepuluh hewan di atas sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya.

Apabila Anda menemukan contoh yang lain, silahkan coba klasifikasikan termasuk ke dalam kelas/filum mana.

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini.

Klik star berikut untuk memberikan dukungan pada kami 😀

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close