10 Manfaat Tumbuhan bagi Kehidupan Manusia

Tumbuhan merupakan salah satu jenis makhluk hidup yang selalu ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut pula yang membuat sebagian besar orang cenderung lupa akan betapa pentingnya manfaat tumbuhan bagi manusia, serta organisme lain yang hidup di bumi.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sangat bergantung kepada tumbuhan untuk bisa bertahan hidup, dan mendapatkan berbagai kenyamanan alamiah di muka bumi, udara sejuk, dan bernapas dengan menghirup oksigen secara gratis.

Tanpa tumbuhan, maka tidak akan ada kehidupan.

Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia

Pengertian Tumbuhan

Tumbuhan adalah salah satu jenis klasifikasi makhluk hidup yang bisa menjadi penentu keberadaan makhluk hidup lain.

Istimewanya, tumbuhan mampu memproduksi makanan sendiri melalui proses, yaitu fotosintesis, dan makanan tersebut nantinya akan menunjang tumbuh kembang tumbuhan. Sementara sisa makan yang diproduksi tumbuhan akan disimpan sebagai cadangan.

Para pakar anatomi tumbuhan mengungkapkan, bahwa tanaman mempunyai sifat totipotensi (kemampuan sel-sel dalam tumbuh jadi individu baru), yang kemudian dimanfaatkan untuk menciptakan spesies baru.

Manfaat Tumbuhan bagi Manusia

1. Menyediakan Oksigen

Dilansir dari Green Tumble, tanpa adanya tumbuhan, maka manusia serta hewan tidak akan mempunyai udara segar untuk dihirup.

Melalui proses bernama fotosintesis, tumbuhan melepaskan oksigen kembali ke atmosfer sehingga permukaan bumi dipenuhi zat O2.

Oksigen tidak hanya dihasilkan oleh tumbuhan yang ada di daratan, namun juga di perairan. Tumbuhan yang hidup di laut faktanya menjadi penyuplai udara untuk dihirup manusia.

Khususnya dari jenis tumbuhan dengan sel tunggal atau fitoplankton. Sedangkan tumbuhan terestrial hijau akan membentuk sisa oksigen atmosfer yang berperan penting bagi kelangsungan kehidupan organisme atau makhluk hidup lain.

2. Bahan Konsumsi

Bagian-bagian tertentu pada beberapa jenis tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan konsumsi manusia, baik itu daun, batang buah, dan umbi. Selain memiliki cita rasa lezat, bagian tersebut juga kaya akan serat, nutrisi, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh manusia.

Jadi, konsumsi terhadap tumbuhan bukan hanya semata-mata untuk memberikan rasa kenyang saja, dan kenikmatan pada lidah saja, namun juga sebagai penyuplai energi dan kebutuhan akan berbagai zat baik untuk tubuh sehingga tetap sehat dan bugar.

3. Menciptakan Iklim Sejuk

Salah satu gas dari rumah kaca yang berkontribusi besar dalam mengubah iklim adalah karbon dioksida (CO2).

Disini, tumbuhan berperan sebagai penetral udara dengan cara mengambil karbon dioksida lalu melepaskan oksigen ke atmosfer melalui proses fotosintesis.

Pada tumbuhan, karbon dioksida dijadikan bahan bakar untuk menyusun jaringan yang baru, seperti cabang, batang, akar, dan daun yang berfungsi menyimpan karbon. Ketika tumbuhan mengeluarkan oksigen, maka iklim menjadi sejuk dan segar.

Penebangan dan pembakaran hutan mengakibatkan sebagian besar karbon yang tersimpan pada jaringan utama tumbuhan, dan tanah dilepaskan ke atmosfer.

Apabila dibiarkan terus-menerus, maka akan menciptakan iklim panas serta kering yang berkepanjangan. Oleh sebab itulah, sangat penting menjaga dan melestarikan habitat tumbuhan, terutama yang berada di hutan.

Dengan begitu, maka iklim di bumi akan tetap stabil.

4. Mengurangi Populasi Udara

Berbagai aktivitas industri akan menyebabkan gangguan kesehatan pada lingkungan. Pada kasus ini, tumbuhan berperan dalam mengatasi polusi udara yang diakibatkan oleh aktivitas polutan kimia. Jadi, udara yang dihirup manusia tidak kotor dan tercemar.

Hal ini membuktikan akan betapa pentingnya keberadaan kawasan hijau, sehingga penyerapan polutan dapat berlangsung secara optimal, dan kualitas udara juga meningkat.

Pepohonan hijau mempunyai kemampuan mengurangi polusi pada udara.

5. Meningkatkan Kualitas Tanah

Dilansir dari Woodland Trust, bahwa keberadaan tanaman serta pepohonan sangat penting dalam menjaga kondisi tanah. Akar dan juga mikroorganisme yang hidup pada sekitar akar akan menyatukan tanah, serta mengurangi potensi erosi terhadap tanah.

Di sisi lain, ketika ada daun yang jatuh dari pepohonan, atau saat tumbuhan mati, maka akan membusuk dan menjadi kompos melalui proses alamiah.

Kompos tersebut berfungsi untuk menyuburkan tanah, sehingga tanaman lain dapat tumbuh dan berkembang.

6. Mengatur Siklus Air

Kira-kira 10% kelembaban pada atmosfer dikeluarkan oleh tumbuhan setelah melalui proses bernama transpirasi, dimana tumbuhan akan mengambil air menggunakan akarnya, dan kemudian melepaskan uap air dari pori-pori kecil yang terdapat di sisi bawah daunnya.

Proses transpirasi juga melingkupi kondisi saat tanaman membantu mengalirkan air dari dalam tanah untuk kembali ke atmosfer. Di samping itu, tumbuhan berperan membantu kestabilan inti atau badan air, seperti sunga, dan danau.

Akar tumbuhan juga meningkatkan stabilitas dalam tanah secara konsisten, sehingga mencegah terjadinya longsor, dan ekosistem di bumi tetap utuh terjaga.

7. Tumbuhan Sebagai Obat

Manfaat tumbuhan bagi manusia selanjutnya adalah digunakan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Ada banyak penemuan obat baru, maupun blockbuster yang diturunkan oleh tumbuhan, baik itu secara langsung, atau tidak langsung.

Tidak sedikit jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat sebagai solusi atas penyakit tertentu. Khususnya bagian daun, akar, dan buah yang banyak diolah menjadi obat herbal dan kemudian dipasarkan secara luas.

Oleh karenanya, penting bagi manusia untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati tumbuhan supaya di masa yang akan datang diharapkan akan ada penemuan obat-obatan baru, yang selain berdampak pada kesehatan, juga memberi keuntungan ekonomi.

8. Bisa Dimanfaatkan Sebagai Kerajinan Tangan

Beberapa jenis dari tumbuhan tertentu memang memiliki spesifikasi yang dapat dikreasikan menjadi suatu atau beberapa kerajinan tangan, yang bukan hanya tampak bagus dan bernilai seni tinggi, tapi juga memiliki nilai jual cukup fantastis. Jadi, bisa dijadikan mata pencaharian.

Selain dimanfaatkan menjadi kerajinan, bagian tumbuhan yang keras seperti batang dan cabang juga bisa dijadikan sebagai bahan baku untuk membuat furniture, seperti lemari, kursi, meja, rak, bahan bangunan, dan banyak lagi lainnya.

9. Melindungi dari Sinar Matahari

Tumbuhan dapat menjadi payung alami saat udara terasa begitu terik dan menyengat. Selain itu, bisa juga dijadikan tempat berteduh ketika hujan lebat. Terlalu banyak terkena paparan sinar matahari dan air hujan sendiri tidak bagus bagi kesehatan.

Sinar matahari bisa merusak rambut, dan bahkan sel jaringan. Sedangkan air hujan bisa mengakibatkan tubuh kedinginan dan terserang flu, batuk, hingga demam.

Jadi, meskipun tampak biasa saja, namun faktanya manusia sangat butuh tumbuhan.

10. Manfaat Tumbuhan untuk Kemajuan Sains

Tumbuhan mempunyai sifat unik yang memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan sains dan teknologi. Salah satunya adalah sifat totipotensi yang dimiliki tumbuhan telah dimanfaatkan pada metode kultur jaringan untuk memperbanyak tumbuhan di waktu singkat.

Sementara itu, melalui teknik induksi senyawa kimia kolkisin dan radiasi pada biji, maka jumlah kromosom dapat digandakan. Proses ini akan menghasilkan tumbuhan berukuran besar, jadi bisa menciptakan varian baru berupa tumbuhan berbuah besar tanpa biji.

Manfaat tumbuhan bagi manusia memang sangat besar. Selain memberikan segudang keuntungan untuk mendukung keberlangsungan hidup manusia, tumbuhan juga bermanfaat untuk makhluk hidup lain, seperti hewan.

Oleh sebab itu, setiap orang hendaknya tidak merusak alam, termasuk pohon.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close