Mengenal Beragam Unsur dan Contoh Resensi

Contoh resensi buku

image via https://www.canva.com/

Pernahkah Kamu tertarik untuk membaca sebuah buku setelah sebelumnya membaca tulisan yang mengulas buku tersebut secara singkat dan detail? Nah, itulah yang disebut resensi.

Loading...

Dalam dunia bahasa, resensi adalah salah satu hal yang penting untuk membantu meningkatkan minat membaca.

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai pengertian, unsur dan juga contoh resensi untuk sarana belajar. Penasaran? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Pengertian Resensi

Sebelum sampai pada pembahasan contoh resensi, kita bahas dulu pengertian resensi. Pada dasarnya, pengertian resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dimaksud dan bisa dijadikan objek resensi adalah buku, film ataupun drama.

Penulisan resensi ini berisi tentang kelebihan, kekurangan serta informasi yang terdapat dari objek tersebut untuk disampaikan kepada orang lain.

Dengan resensi, seseorang bisa lebih mengenal suatu karya dengan lebih mudah tanpa harus membaca atau melihatnya secara lengkap.

Jika Kamu melihat contoh resensi, tentu isi dari resensi tersebut adalah informasi dari objek resensi dan juga pendapat pribadi dari pembuat resensi.

Baca juga : Jenis biota laut

Unsur Resensi

Hal penting yang harus diperhatikan ketika hendak membuat resensi adalah unsur resensi. Ya, unsur-unsur inilah yang membangun contoh resensi menjadi sebuah rangkuman yang baik.

Tentu, Kamu harus mengetahui beragam unsur resensi terlebih dahulu sebelum praktik membuat resensi.

Nah, ada beberapa unsur dalam resensi. Pada kesempatan ini kita akan melihat beberapa unsur tersebut, terutama untuk contoh resensi buku.

1. Judul

Unsur resensi yang pertama adalah judul. Dalam hal ini, perlu diketahui bahwa judul semestinya harus memiliki kesinambungan dengan isi dari resensi tersebut. Hal ini dikarenakan judul yang menarik akan memberikan nilai lebih pada resensi yang dibuat.

2. Data Buku

Untuk resensi buku, unsur setelah judul adalah data buku. Ada beberapa data buku yang harus dilengkapi saat hendak membuat contoh resensi. Adapun beberapa data buku tersebut adalah sebagai berikut:

  • Judul buku
  • Pengarang
  • Penerbit
  • Tahun terbit dan cetakan buku
  • Dimensi buku
  • Harga buku.

3. Isi Resensi Buku

Bagian ini adalah inti dari resensi berupa sinopsis atau ulasan singkat dari buku. Tidak hanya itu, pada bagian ini bisa ditambahkan keunggulan serta kelemahan buku, bahasa yang digunakan dan rumusan kerangka buku.

4. Penutup Resensi

Penutup resensi berisi alasan kenapa buku tersebut ditulis. Selain itu, penutup ini juga berisi kepada siapa buku tersebut akan ditujukan untuk dibaca.

Baca juga : Jenis keanekaragaman hayati

Jenis Resensi

resensi buku

https://uprint.id

Dalam praktiknya, ada beberapa jenis resensi yang biasanya dibuat. Adapun beberapa jenis resensi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Resensi informatif, yaitu adalah resensi yang disampaikan secara singkat serta umum dari keseluruhan isi atau konten yang ada dalam sebuah buku dan sumber resensi lainnya
  2. Resensi deskriptif, yaitu adalah resensi yang membahas setiap bagian atau bab dari objek resensi secara detail
  3. Resesi kritis, yaitu adalah resensi yang akan mengulas detail buku dengan menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Biasanya, isi dari resensi ini lebih objektif dalam menentukan nilai dari sebuah buku.

Namun, ketiga resensi tersebut hanya berupa teori saja dan tidak baku. Jika dalam pembuatan resensi Kamu ingin menggabungkan keduanya, maka Kamu boleh saja melakukannya.

Tujuan Resensi

Sebelum melanjutkan pembahasan tentang contoh resensi, kita juga harus memahami apa tujuan dari resensi tersebut. Dengan mengetahui tujuan dari resensi, maka Kamu akan tahu mengapa resensi ini penting.

Adapun tujuan dari resensi adalah sebagai berikut:

  • Mengetahui kelebihan dan kekurangan objek resensi
  • Memberikan gambaran umum kepada pembaca dan juga penilaian umum terkait suatu karya tertentu dengan ringkas
  • Memberikan masukan kepada pemilik karya berupa kritik serta saran yang membangun terhadap isi dari karya yang ia miliki
  • Mengetahui latar belakang dan juga alasan kenapa karya tersebut dirilis
  • Menguji kualitas karya dan membandingkannya dengan karya lainnya.

Tips Menulis Resensi

Hal lain yang cukup penting untuk diperhatikan terkait resensi adalah tips untuk menulis resensi tersebut. Beberapa tips tersebut akan membantu Kamu dalam membuat resensi yang tepat.

Adapun beberapa tips menulis resensi, terutama buku adalah sebagai berikut:

  • Tentukan buku yang hendak dijadikan objek resensi
  • Catat identitas buku yang hendak dijadikan resensi
  • Catat dan pahami tujuan dan latar belakang penulisan
  • Tentukan kelebihan dan kekurangan dari isi buku
  • Tulis ringkasan materi dari buku dan buat secara jelas serta sistematis
  • Di akhir resensi, berilah saran dan kesimpulan apakah buku tersebut layak untuk dibaca khalayak atau tidak.

Contoh Resensi Buku

Nah, untuk melengkapi pembahasan ini, ada salah satu contoh resensi buku yang bisa Kamu baca di bawah ini. Adapun contoh tersebut merupakan resensi dari novel Negeri 5 Menara.

Berikut salah satu contoh resensi tersebut:

Judul Novel                 : Negeri 5 Menara

Judul resensi novel     : Negeri 5 Menara

Pengarang                  : A. Fuadi

Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit                : Agustus 2010

Kota Terbit                  : Jakarta

Jumlah Halaman        : 424 hal

Resensi Novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi yang merupakan novel best seller ini, menceritakan kisah lima orang sahabat yang mondok di sebuah pesantren yaitu Pondok Madani (PM).

Novel best seller ini merupakan novel pertama dari trilogi yang secara apik bercerita tentang dunia pendidikan khas pesantren, lengkap dengan segala pernak-pernik kehidupan para santrinya.

Alif Fikri adalah seorang yang sangat menginginkan sekolah di SMA Bukittinggi Sumatera Barat dengan berbekal nilai ujian yang lumayan bagus. Namun mimpinya seakan sirna, musnah tak berbekas, karena Amaknya tidak mengijinkan.

Beliau ingin Alif sekolah di Madrasah Aliyah yang berbasik agama, dengan alasan Amak ingin Alif menjadi Ustad (Ulama). Dengan setengah hati, Alif menerima keinginan Amaknya untuk sekolah agama.

Awal mulanya dia sangat kaget dengan segala peraturan ketat dan kegiatan pondok. Untunglah, dia menemukan sahabat-sahabat dari berbagai daerah yang benar² menyenangkan. Niatan setengah hatinya kini telah menjadi bulat.

Di bawah menara PM inilah mereka berlima justru menciptakan mimpi² lewat imajinasinya menatapi langit dan merangkai awan-awan menjadi negeri impian.

Mereka yakin kelak impian itu akan terwujud. Karena mereka yakin akan mantra ampuh yang mereka dapatkan dari Kyai Rais (Guru Besar PM), yaitu man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Kelebihan novel ini adalah mengubah pola pikir kita tentang kehidupan pondok yang hanya belajar agama saja. Karena dalam novel ini selain belajar ilmu agama, ternyata juga belajar ilmu umum seperti bahasa inggris, arab, kesenian dan lain-lain.

Pelajaran yang dapat dipetik adalah jangan pernah meremehkan sebuah impian setinggi apapun itu, karena allah Maha mendengar doa dari umat-Nya.

Demikian beberapa ulasan terkait unsur dan hal-hal lain serta contoh resensi. Membuat resensi merupakan hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

Dengan membuat resensi, maka Kamu bisa belajar membaca dengan teliti dan juga memberikan tanggapan atas apa yang Kamu baca. Semoga bermanfaat.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close