Resensi Novel Ayahku Bukan Pembohong

Deskripsi: Sinopsis dan resensi Novel Ayahku Bukan Pembohong.


Identitas Buku

  • Judul Buku: Ayahku Bukan Pembohong
  • Penulis Buku: Tere Liye
  • Penerbit Buku: Gramedia Pustaka Utama
  • Kota Terbit: Jakarta
  • Cetakan: ke 16
  • Tebal Buku:  304 halaman
  • ISBN: 9786020331584

Novel Ayahku Bukan Pembohong

Sinopsis Novel Ayahku Bukan Pembohong

Resensi novel Ayahku Bukan Pembohong ini menceritakan tentang keluarga yang penuh dengan keceriaan dan cerita dari orang tua yang hebat. Mereka adalah Salma, Ayah, Zas dan Qon, Istri dan beberapa tokoh lainnya.

Pada novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama. Kehidupan keluarga baru yang hidup bersama orang tua dengan pemikiran zaman dulu.

Dimulai dari kedua anak tokoh utama bernama Zas dan Qon yang senang mendengarkan cerita Ayah di masa lampau dengan kisah yang hebat. Tokoh utama sering tidak percaya dengan kisah orang tuanya di masa kecil.

Namun sang istri selalu memberikan dukungan atas kedekatan Zas dan Qon pada sang Ayah. Meskipun Dam sebagai tokoh utama sudah dewasa dan berkeluarga, dia tetap dekat bersama Ayahnya. Alur yang disuguhkan pada novel ini yakni alur maju mundur.

Dam yang masih kecil mempunyai sahabat bernama Taani dan Jarjit yang menyukai permainan sepak bola. Hampir setiap hari mereka menonton pertandingan sepak bola di televisi. Suatu hari, Dam kecil berlatih sepak bola di sekolah, tetapi diganggu oleh Jarjit.

Akhirnya Dam merasa sakit hati atas perlakuan Jarjit. Semua dari cerita Ayahnya tentang Penguasa Angin, dilupakan begitu saja.

Ayahnya Dam yang sudah menjadi kakek dari Zas dan Qon menceritakan prestasi Dam menjadi juara renang antar klub. Karena Dam memang tidak pernah menceritakan masa kecilnya kepada anak-anaknya.

Kembali pada masa Dam kecil, ibunya Jarjit meminta Jarjit untuk memohon maaf kepada Dam. Terlebih lagi ibunya Jarjit mengantarkan kue agar hubungan mereka semakin kuat.

Sampai pada latihan berenang untuk lomba, Jarjit tenggelam dan pingsan. Dam yang melihat kondisi Jarjit segera menolong temannya. Setelah Dam lulus sebagai peserta lomba renang, tidak ada lagi teman-temannya yang mengganggu.

Sejak kejadian Jarjit ditolong oleh Dam, sikapnya semakin baik. Misalnya membagi makanan yang dibawa Jarjit untuk Dam. Atau Jarjit berbicara kepada Dam dengan kalimat yang baik.

Akhirnya Dam dan Jarjit lolos sebagai wakil klub. Pertandingan lomba renang tidak hanya satu sampai dua babak saja, tetapi ada tingkatannya. Dam berhasil lolos sebagai finalis perenang terbaik.

Karena dukungan dari Ayah yang hebat, akhirnya Dam berhasil menjadi juara renang estafet. Ayah juga selalu menepati janji pada Dam untuk menonton sepak bola di kotanya secara langsung.

Selulus sekolah, Taani melanjutkan sekolah di luar kota, sedangkan Jarjit melanjutkan ke luar negeri dan Johan melanjutkan di kota sendiri.

Sementara Dam melanjutkan sekolah di asrama luar kota. Di sana Dam mendapatkan keseruan bermain bersama teman-teman barunya. Hingga Dam tidak mempercayai Ayahnya semenjak sang ibu meninggal. Dan sebagai kejutan di dalam novel ini, ternyata Dam menikahi Taani.

Unsur Intrinsik Novel Ayahku Bukan Pembohong

Rasanya tidak cukup hanya membaca Resensi novel Ayahku Bukan Pembohong di atas, bukan? Untuk bisa lebih memahami alur dan konflik yang ada, tentu penting juga mengetahui unsur intrinsik di dalamnya.

Berikut ini ulasan seputar unsur intrinsik di novel Ayahku Bukan Pembohong.

Tema

Novel Ayahku Bukan Pembohong mempunyai tema utama pendidikan orang tua yang menyayangi anak-anaknya dengan dongeng dan cerita hebat. Sangat direkomendasikan untuk pembaca dari berbagai kalangan usia.

Penokohan

Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel Ayahku Bukan Pembohong:

1. Dam

Dam adalah tokoh utama yang memiliki rambut keriting, tidak mudah percaya, pendiam, dan penakut, tetapi pandai memuji.

2. Ayah

Ayah adalah orang yang sabar, penyayang, pencerita yang baik, penuh toleransi, dan tidak mudah marah.

3. Zas

Zas adalah anak dari Dam yang senang mendengarkan dongeng.

4. Qon

Qon adalah anak dari Dam

5. Taani

Taani adalah teman semasa kecil Dam yang suka menonton permainan sepak bola. Dan ternyata tokoh ini di masa mendatang menjadi istrinya Dam.

6. Jarjit

Jarjit adalah teman sekolah Dam di masa kecil yang tidak mau mengalah, percaya dirinya tinggi, susah diatur, sering membuat masalah di sekolah.

7. Ibu

Ibu adalah mamanya Dam yang selalu mengurus Dam kecil penuh kasih sayang dan kesabaran.

8. Johan

Johan adalah teman sebangku Dam semasa kecil yang kepo.

Kesimpulan

Apakah Anda tertarik membaca novel Ayahku Bukan Pembohong yang disajikan melalui resensi di atas? Kapanpun Anda ingin menikmati karya ini, datang saja ke toko buku terdekat di kota Anda.

Novel karya Tere Liye terbilang populer dan mudah ditemukan dimanapun.

Tidak hanya sekedar membaca setiap alur di dalamnya, tentu saja Anda juga bisa memetik pelajaran yang ingin penulis sampaikan di dalamnya. Salah satunya yakni mendidik anak melalui cerita hebat di masa lalu orang tua.

Semoga Resensi novel Ayahku Bukan Pembohong di atas cukup membuat Anda memiliki gambaran tentang isi dan alur cerita dari karya fenomenal yang satu ini, ya?

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close