Resensi Novel Danur

Deskripsi: Sinopsis dan Resensi Novel Danur.


Identitas Buku

  • Judul Buku: Danur
  • Penulis Buku: Risa Saraswati
  • Penerbit Buku: Bukune
  • Kota Terbit: Jakarta Selatan
  • Cetakan: ke 1
  • Tebal Buku: 224 halaman
  • ISBN: 602201500

Resensi Novel Danur

Sinopsis Novel Danur

Resensi novel Danur ini menceritakan tentang gadis bernama Risa yang bisa berinteraksi dengan hantu. Dia memiliki teman hantu bernama Peter, Hans, Hendrick, William, Jahnsen, Samantha dan Asih.

Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama, novel ini mengisahkan kehidupan Risa kecil. Ia memiliki banyak teman gaib saat merasa kesepian dan menginginkan teman dari kalangan manusia. Alur yang digunakan dalam novel ini maju mundur.

Kisah menyedihkan ini berawal ketika Risa menangis sendirian di pojok loteng karena dia tidak memiliki teman satu pun. Seorang anak lelaki bernama Peter datang ke rumahnya untuk bermain.

Anak lelaki tersebut mengaku bahwa dirinya merupakan tetangga Risa yang baru pindahan. Risa tentu sangat senang dengan kehadiran temannya. Mereka selalu bermain, bercanda, dan bersama-sama.

Sampai Risa akhirnya bertemu dengan teman baru bernama Hans, Hendrick, William, dan Jahnsen. Sahabat barunya itu sangat baik kepada Risa.

Tidak pernah membuat Risa menangis, tetapi Risa masih merasa kesepian. Sahabat-sahabatnya selalu membantu Risa untuk tetap bersekolah.

Selama dua tahun Risa menjalani hari-harinya bersama mereka. Diceritkan setahun sebelumya, Risa menemukan fakta yang mengejutkan.

Kelima sahabat barunya yang merupakan keturuan Belanda ternyat bisa memutar kepala hingga kepalanya jatuh dan berdarah. Baju-baju yang dikenakan juga ada bercak darah dan sangat lusuh.

Namun, sahabatnya Peter selalu memperingatkan untuk menutup kedua matanya agar tidak takut dengan ulah Peter. Ternyata, Risa merupakan anak keturunan militer dari Belanda, sedangkan ibunya asli Indonesia. Mungkin, karena Risa memiliki darah Belanda, makanya hantu yang jadi temannya juga dari Belanda.

Hari itu, Peter menceritakan kisah hidupnya kepada Risa ketika masih berusia 13 sampai 14 tahun. Peter mengaku sangat kesepian karena tidak memiliki adik perempuan.

Namun, orang tuanya sudah sangat menyayangi Peter. Mamanya Peter pergi menemui pertemuan dengan temannya, ternyata sang mama diculik.

Saat itu pula orang-orang Nippon membunuh Peter dengan sangat kejam. Di sana, Hans, Hendrick, Jahnsen, dan William mulai menceritakan masa kecilnya yang sangat tragis. Risa kecil memang sangat jahil dan keras kepala.

Sampai-sampai sahabat-sahabat hantunya membuat janji yang cukup menegangkan. Namun, Risa melanggar janji tersebut dengan berusaha bunuh diri sebanyak tiga kali.

Takdirnya Risa tidak seperti itu, maka gadis cilik itu selalu selamat. Namun, karena janji yang diberikan oleh Peter, Hans, Hendrick, dan sahabat-sahabatnya dilanggar oleh Risa. Maka mereka pergi meninggalkan Risa. Sejak sahabat hantu Belanda pergi meninggalkan Risa, ada banyak hantu lain yang berdatangan.

Saat itu, Risa sudah memahami kalau yang datang adalah hantu. Seperti hantu Samantha yang masih menunggu kehadiran orang tuanya selama 80 tahun. Ada pula hantu Asih yang menjadi arwah penasaran karena gantung diri.

Tetap saja Risa selalu merasa kesepian, karena hantu-hantu itu berteman dengan Risa hanya sesaat. Mereka datang silih berganti. Semakin lama Risa merasa terganggu oleh kelebihannya itu, tetapi dia tidak bisa menghindar dari takdirnya yang memiliki indera keenam.

Unsur Intrinsik Novel Danur

Dalam sebuah novel tentu memiliki bagian penting, yakni unsur intrinsik, ya? Di dalamnya Anda akan mengetahui karakter tokoh yang dalam resensi novel Danur ini. Kami sajikan ulasan lengkap khusus untuk Anda, berikut ini:

Tema

Novel Danur mempunyai tema utama persahabatan dengan para hantu yang baik. Namun, di sini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk anak-anak yang bisa berinteraksi dengan para hantu.

Tidak mudah menyebut anak-anak sebagai pengkhayal, karena mereka sangat kesepian tidak memiliki teman manusia.

Penokohan

Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel Danur:

1. Risa

Risa adalah perempuan yang memiliki kelebihan sejak kelas 5 SD. Dia bisa berinteraksi dengan para hantu yang ingin berteman dengannya. Tidak sedikit para hantu tersebut meminta bantuan kepada Risa. Dia orang yang tertutup, kesepian, dan hobi menyanyi.

2. Peter

Peter adalah hantu laki-laki yang memiliki rambut pirang dan keturunan Belanda. Dia memiliki sifat yang polos, lugu, dan jahil.

3. Hans

Hans adalah hantu laki-laki Belanda yang memiliki sifat jahil, licik, nakal, dan seorang kakaknya Hendrick. Semasa hidupnya Hands adalah tukang masak.

4. Hendrick

Hendrick adalah hantu laki-laki Belanda yang memiliki sifat jahil, polos, cengeng, suka bermain. Semasa hidup, Hendrick adalah anak yang populer.

5. William

William adalah hantu laki-laki Belanda yang memiliki sifat jahil, polos, suka menolong.

6. Jahnsen

Jahnsen adalah hantu anak laki-laki yang memiliki sifat polos, menggemaskan, jahil, dan suka bermain.

7. Samantha

Samantha adalah hantu wanita yang menunggu orang tuanya.

8. Asih

Asih adalah arwah penasaran yang meninggal akibat gantung diri.

Kesimpulan

Setelah sajian resensi di atas mengenai novel Danur, tentu menarik Anda untuk membacanya, bukan? Atau opsi lain Anda bisa menonton versi filmnya yang dimainkan dengan sangat apik.

Lantas, dengan mudah Anda bisa mengambil pesan yang terdapat di dalamnya, ya? Seperti, tidak mudah menghakimi anak-anak yang bisa melihat makhluk tak kasat mata.

Dan tentu saja lebih menyadari mereka membutuhkan perhatian yang lebih dari orang tua. Semoga resensi novel Danur di atas cukup jelas untuk dipahami alurnya, ya?

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close