Resensi Novel Filosofi Kopi

Deskripsi: Sinopsis dan resensi Novel Filosofi Kopi.


Identitas Buku

  • Judul Buku: Filosofi Kopi
  • Penulis Buku: Dee Lestari
  • Penerbit Buku: Bentang Pustaka
  • Kota Terbit: Yogyakarta
  • Cetakan: ke 1
  • Tebal Buku:  halaman
  • ISBN: 9786028811613

Novel Filosofi Kopi

Sinopsis Novel Filosofi Kopi

Resensi novel Filosofi Kopi ini menceritakan tentang sahabat tokoh utama yakni seorang pemuda yang bekerja sekaligus pemilik kedai kopi, bernama Ben.

Cerita ini menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku kedua, yang bernama Jo. Melalui bisnis kopi dan menjadi seorang barista professional, tentu memiliki penggemar di hati para perempuan.

Apalagi Ben bisa menerjemahkan setiap makna kopi yang dibuatnya, semacam memberikan filosofi mengagumkan yang membuat kedainya semakin ramai oleh pengunjung. Ben memiliki sahabat dekat bernama Jody yang bekerja sebagai penunggu kasir.

Setiap nama menu yang tertulis di banner kedai, memberikan filosofi yang membuat siapapun akan penasaran. Pemuda itu pernah ditantang oleh seorang pengunjung kedai untuk membuat racikan kopi dengan rasa yang sempurna.

Jika Ben berhasil menaklukkan hati orang yang menantangnya, dia bisa mendapatkan uang lima puluh ribu rupiah. Akhirnya Ben berhasil menciptakan kopi bernama Ben’s Perfecto yang menjadi menu andalan di kedainya.

Lattar suasana pada tahun sangat hidup dan terasa sekali, misalnya saja ketika tokoh utama pergi ke warung legendaris ke Klaten, harga segelas kopi masih lima puluh perak.

Pada bab selanjutnya, diceritakan kalau tokoh utama sedang mencari adiknya bernama Hera yang manis dan penurut.  Hera mencari sahabatnya bernama Herman selama bertahun-tahun dan meminta tolong pada tokoh utama. Namun usahanya itu untuk mencari Herman memang menuai kecewa pada Hera.

Sebenarnya cerita ini menggambarkan sebuah filosofi atau prosa yang mewakili hati dan pengalaman penulis. Karena setiap benda yang menjadi judul per-bab memiliki filosofi tentang berharganya sebuah cinta dan kesetiaan dalam hubungan apapun.

Jadi, judul pada bab cerita tidak disampaikan sebagaimana realitasnya, misalnya saja pada bab “Sepotong Kue Kuning” ternyata makna dari kehangatan dalam hubungan suami istri.

Konflik yang diambil dalam cerita ini rata-rata menggunakan konflik batin yang membuat bingung setiap tokoh di dalamnya. Mereka menjalani kehidupan yang berbeda dari kebanyakan manusia umumnya.

Mulai dari kondisi ekonomi, pergaulan, psikis dan budaya tentang percintaan antara laki-laki dan perempuan.

Unsur Intrinsik Novel Filosofi Kopi

Tertarik mengetahui lebih detail karakter tokoh dalam resensi novel Filosofi Kopi? Tentu saja Anda perlu membaca unsur instrinsik novel ini. Berikut ini ulasan lengkapnya:

Tema

Novel Filosofi Kopi mempunyai tema utama percintaan, persahabatan, dan sosial-budaya. Bisa menjadi pelajaran sangat penting untuk memperbaiki hubungan pertemanan yang terkadang memicu konflik dari diri sendiri.

Apalagi dalam memilih pergaulan yang tentunya juga harus bijak.

Penokohan

Berikut adalah penjelasan dari penokohan yang ada di dalam Novel Filosofi Kopi:

1. Ben

Ben adalah barista kopi professional yang memiliki sifat pekerja keras, menyukai tantangan, dan penuh inovasi. Perawakannya berisi dengan rambut gondrong yang berantakan dan pipinya kasar.

2. Jo

Jody adalah karyawan kedai kopi, sahabat Ben, dan penunggu kasir.

3. Jody

Jody adalah sahabat Ben, partner utamanya dalam membangun filosofi kopi.

4. Pak Seno

Pak Seno adalah pemilik warung kopi legendaris di daerah Klaten yang sudah menjadi langganan Ben dan tokoh utama.

5. Hera

Hera adalah adik dari tokoh utama yang manis dan penurut.

6. Indi

Indi adalah tokoh perempuan yang bermain di bab “Sepotong Kue Kuning” memiliki sifat pintar, baik-baik.

7. Probo

Probo adalah tokoh yang sangat mencintai dirinya sendiri dan bermain di bab “Buddha Bar” memiliki sifat yang hangat, ramah, dan lumayan egois.

Kesimpulan

Bagaimana, dari resensi di atas sudah membuat Anda semakin tertarik membaca novel Filosofi Kopi? Sebagai alternatif lain, tahun 2017 karya best seller ini juga sudah dibuat menjadi film layar lebar.

Cerita yang disuguhkan memang memakai gaya bahasa prosa yang romantis, namun Anda bisa mengambil pelajaran berharga di dalamnya, bukan?

Semoga resensi Novel Filosofi Kopi di atas cukup membuat Anda memiliki gambaran tentang isi dan alur cerita dari karya fenomenal yang satu ini.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close