Wajib Baca, Inilah 10 Rumah Adat Terpopuler di Indonesia Dengan Arsitektur Istimewa

Indonesia. Ya, siapa yang tak kenal dengan negeri gemah ripah loh jinawi ini? Sukses menghipnotis mata dunia dengan keistimewaan yang dimilikinya. Indonesia juga enggan mangkir dari deretan negara dengan keunikan arsitektur hunian tradisionalnya.

Loading...

Mempunyai ribuan pulau dengan keanekaragaman budaya yang berkembang, sejumlah daerah di nusantara rupanya meninggalkan karya seni istimewa melalui tempat tinggal mereka. Tak percaya? Berikut informasi mengenai 10 rumah adat tradisional di Indonesia yang wajib Kamu ketahui.

1. Joglo

Joglo

https://www.kompasiana.com

Kepopuleran rumah tradisional ini tentu sudah sangat akrab di telinga Kamu bukan? Terlebih kalau mengingat desain super cantik yang disematkan pada tempat tinggal orang Jawa ini.

Selain dibangun sebagai hunian yang cocok untuk berlindung, Joglo juga menyimpan makna khusus dibalik susunan saka serta ruangan yang terdapat di dalamnya.

Dibangun menggunakan kayu jati, struktur rumah ini tergolong kuat dan tahan lama. Bangunan Joglo berupa rumah panjang dengan bentuk persegi dengan atap rumah yang dibuat meninggi.

Baca juga : Alat musik tradisional

2. Rumah Adat Kabayan

Rumah Adat Kabayan

https://id.wikipedia.org

Berasal dari DKI Jakarta, rumah adat tradisional ini akrab sekali dengan cerita rakyat Kabayan. Seorang “ksatria” alias tokoh Kamulan orang betawi yang dikenal baik dan mampu membaur dengan masyarakat.

Kekhasan yang tersemat dalam bangunan zaman dahulu ini terletak pada bentuknya yang menyerupai kubus serta mempunyai teras luas yang memiliki fungsi sebagai ruang tamu dan ruangan untuk berkumpul dengan keluarga.

Sementara itu, jika ditilik dari maknanya, bangunan tempat tinggal orang betawi ini melambangkan karakter suku penghuni asli DKI Jakarta yang selalu menjunjung prinsip kekeluargaan, memelihara keragaman, membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain, serta terbuka pada banyak hal.

3. Rumah Adat Baduy

Rumah Adat Baduy

https://rumahulin.com

Eksistensi suku baduy sudah terkenal sampai ke penjuru negeri. Hal ini lantaran suku Baduy disebut-sebut sebagai salah satu penghuni pulau di nusantara yang masih setia menjaga kearifan lokal budayanya.

Kondisi ini bisa terlihat dari bangunan permanen yang digunakan sebagai kebutuhan papan dalam kehidupan mereka.

Yaitu rumah adat panggung yang menggunakan bambu pada hampir seluruh bagian rumahnya. Tak hanya itu saja, Baduy juga merupakan suku yang mengedepankan kepentingan keluarga. Termasuk saat pembangunan rumah adat tradisional ini berlangsung.

4. Rumah Gadang

Rumah Gadang

https://www.arsitag.com

Merupakan hunian yang berasal dari Sumatera Barat, arsitektur yang terdapat pada rumah gadang ini telah berhasil menarik minat banyak orang.

Beberapa diantaranya bahkan mengaplikasikan gaya yang hampir serupa pada tempat tinggal di perkotaan, rumah makan, hingga hotel dengan nuansa tradisional yang kental.

Daya tarik rumah gadang sendiri terdapat pada atapnya yang melengkung dengan ujung yang lancip. Dijuluki sebagai rumah gadang lantaran tempat tinggal orang Sumatera ini punya ukuran yang besar.

Jumlah kamar pada rumah adat tradisional ini disesuaikan dengan jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya.

Baca juga : Lagu daerah Nusantara

5. Rumah Adat Limas

Rumah Adat Limas

https://pesona.travel

Pulau Sumatera nyatanya enggan mangkir dari deretan pulau di nusantara yang menyuguhkan karakteristik hunian ciamik.

Bagaimana tidak? Dibangun dengan perpaduan hasil kebudayaan masyarakat yang mengagumkan, Rumah Adat Limas tampil sebagai warisan nenek moyang dengan nilai artistik yang tinggi.

Hal ini bisa terlihat dari bentuk rumah adat tradisional limas dengan bangunan yang bertingkat. Dimana masing-masing tingkat punya filosofi budaya yang mencengangkan.

Tiap posisi tingkatan  pada rumah ini dibekali dengan limaa ruangan yang melambangkan lima alam kehidupan manusia.

Yaitu usia, bakat, martabat, pangkat, hingga jenis, sehingga limas juga dapat dikatakan sebagai nasihat bagi manusia untuk selalu mawas dan sadar terhadap keberadaan dirinya di muka bumi.

6. Rumah Adat Mandar

Rumah Adat Mandar

https://kumparan.com

Selanjutnya, ada rumah adat tradisional yang berasal dari Sulawesi Barat. Hunian yang menjadi penopang hidup masyarakat Mamuju memenuhi kebutuhan papannya ini membawa konsep luar biasa dalam hal tempat tinggal.

Keistimewaan tersebut dapat Kamu saksikan melalui struktur rumah yang berbentuk panggung. Dengan gaya tradisional yang mengusung tiang-tiang dari kayu balok berukuran setinggi dua meter.

Papan kayu ini disamping menjadi penyangga rumah juga dipercaya mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi.

Adapun untuk kesan estetikanya, rumah adat Mandar mengaplikasikan material papan yang pada umumnya merupakan papan ukir sesuai dengan motif khas dari Suku Mandar.

7. Rumah Adat Tongkonan

Rumah Adat Tongkonan

https://pesona.travel

Hunian tradisional ini berdiri di tanah Sulawesi Selatan. Perbedaan rumah tongkonan jika dibandingkan dengan hunian lain dapat dengan mudah Kamu jumpai pada gaya yang diaplikasikan pada strukturnya.

Bangunan estetik yang merupakan peninggalan bersejarah dari nenek moyang Sulawesi Selatan ini mengusung konsep yang hampir mirip dengan rumah panggung.

Sedikit perbedaan yang sangat nyata pada rumah adat tradisional ini ialah terdapat pada tiang penyangga bulat.

Saka ini dijajarkan dengan tujuan untuk menopang bangunan. Tongkonan tenar dengan susunan tanduk kerbau yang dipasang di depan rumah sebagai hiasan. Namun disisi lain juga menunjukkan status sosial dari pemilik rumah.

8. Rumah Adat Bolon

Rumah Adat Bolon

https://adira.co.id

Sumatera Utara memang tak henti-hentinya mempersembahkan peninggalan hunian yang mengagumkan. Bagaimana tidak? Rumah Adat Bolon ini dulunya digunakan sebagai tempat tinggal raja di Sumatera.

Bahkan menjadi pemenuh keperluan papan selama 13 generasi raja Sumut secara berturut-turut. Kamu tentu dapat membayangkan bukan bagaimana keistimewaan penataan ruang yang ada di dalamnya?.

Sejumlah kekhasan yang tertera pada rumah adat tradisional ini ialah bentuk persegi empat dan atapnya yang menyerupai pelana kuda.

Ditambah lagi dengan keberadaan ruang yang terbagi menjadi beberapa fungsi. Diantaranya ruangan tamu, ruang istri, hingga ruangan khusus bagi raja.

Baca juga : Permainan tradisional tahun 90 an

9. Rumah Adat Honai

Rumah Adat Honai

https://adira.co.id

Papua. Wilayah bagian barat Indonesia ini juga tak mau kalah menunjukkan pesona hunian yang sudah sejak dulu mendampingi kehidupan mereka.

Adalah Honai, bangunan unik yang disusun menggunakan material alami yang diambil langsung dari alam. Seperti ilalang yang dijadikan atap serta tembok untuk menutupi seluruh bagian Honai.

Selain itu, rumah adat tradisional ini mempunyai bentuk seperti kerucut. Dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tempat tinggal wanita (ebei), pria (honai) dan wamai yang merupakan kandang hewan atau babi.

Rumah Honai ini selain melindungi masyarakat Papua dari serangan cuaca yang tak menentu juga menjadi saksi pelajaran kehidupan untuk mendidik generasi mereka.

10. Rumah Panggung Minahasa

Rumah Panggung Minahasa

https://pesona.travel/

Rumah adat tradisional ini kondang pula dengan sebutan “wale” atau “bale”. Gampangnya, mungkin dikenal dengan sebutan balai.

Struktur rumah punggung minahasa ini disokong oleh sejumlah kayu agar dapat berdiri kokoh dan mempunyai dua tangga di serambi area depan rumah.

Sejalan dengan kepercayaan masyarakat Minahasa. Dua tangga yang berada di rumah punggung ini punya arti khusus pada saat peminangan.

Rumah ini biasa dihuni oleh enam hingga delapan keluarga sekaligus. Wah, bisa bayangkan betapa luasnya hunian ini kan?

Bagaimana? Kamu bisa mengambil inspirasi dari 10 rumah adat tradisional di Indonesia? Kalau iya, pastikan untuk merancang hunian Kamu dengan maksimal. Tentu saja, tanpa mengesampingkan kenyamanan dan keamanan keluarga Kamu.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close