Taman Nasional Meru Betiri

Sebagai upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati, pemerintah Indonesia menentukan sebuah wilayah yang dikenal dengan sebutan taman nasional. Ada banyak area ini di Indonesia, mulai dari bagian barat sampai timur.

Salah satunya adalah Taman Nasional Meru Betiri. Masing-masing taman nasional memiliki keunikannya sendiri. Ada yang punya satwa endemik, dan ada juga yang punya flora endemik. Wilayah ini dilindungi oleh negara.

Kelestariannya terus dijaga demi berbagai kepentingan, baik ilmu pengetahuan maupun ekosistem.

Taman Nasional Meru Betiri

Tentang Taman Nasional

Taman nasional adalah salah satu jenis kawasan konservasi yang ada di Indonesia. Taman nasional merupakan sebutan bagi area/kawasan yang berfungsi untuk pelestarian ekosistem alami. Area taman nasional ini dikelola dalam sebuah sistem zonasi.

Taman nasional punya banyak manfaat bagi banyak kalangan. Mulai dari pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan, budidaya tanaman langka, perlindungan satwa, pariwisata, serta rekreasi.

Wilayah taman nasional dilindungi secara hukum oleh pemerintah pusat Indonesia. Sebenarnya konsep taman nasional juga ada di banyak negara dunia. Bahkan taman nasional di Indonesia dimasukkan dalam kategori Protected Area.

Aturan ini dibuat oleh World Conservation Union. Taman nasional masuk dalam kategori Protected area kategori 2.

Sejarah Taman Nasional Meru Betiri

Salah satu taman nasional yang ada di Indonesia adalah Meru Betiri. Taman nasional ini ada di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Situs ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Meru Betiri dengan alamat Jl. Sriwijaya No. 53, Jember. Sebelum menjadi taman nasional, wilayah ini terlebih dulu dilestarikan oleh pemerintah dengan bentuk hutan lindung.

Statusnya didapatkan sejak tahun 1972. Barulah ketika ada peraturan baru mengenai taman nasional di tahun 1999, wilayah ini ditetapkan sebagai TNMB.

Nama taman nasional ini diperoleh dari lokasinya. Taman nasional ini memiliki 2 gunung tertinggi di wilayahnya yaitu Gunung Meru dan Gunung Betiri. Dari sinilah sebutan taman nasional didapatkan. Secara administratif, TNMB berada di antara 2 kabupaten yaitu Jember dan Banyuwangi.

Secara geografis, taman nasional ini berbatasan dengan beberapa wilayah berikut:

  • Bagian utara berbatasan langsung dengan area PT. Perkebunan Treblasala dan juga Perhutani RPH Curahtakir.
  • Bagian selatan berbatasan langsung dengan wilayah perairan Samudra Indonesia.
  • Bagian barat langsung berbatasan dengan Desa Curahnongko, Sananrejo, dan Desa Andongrejo. Kemudian juga berbatasan dengan area PTPN XII Kalisanen, PTPN 12 Kotta Blater, serta Perum Perhutani Sabrang.

Potensi Flora dan Fauna di TN Meru Betiri

Seperti apa yang telah dibahas sebelumnya, taman nasional dibuat dengan tujuan untuk menjaga ekosistem asli langsung di tempat ekosistem berasal.

TN Meru Betiri memiliki potensi kawasan yang sangat unik, di antaranya:

1. Macan Tutul

Salah satu fauna yang dilindungi dan menjadi daya tarik dari TN Meru Betiri adalah macan tutul. Nama ilmiah untuk macan tutul adalah Panthera pardus. Macan tutul hidup pada bagian hutan konservasi.

Macan tutul ini menjadi salah satu keanekaragaman fauna langka di TN Meru Betiri.

2. Elang Jawa

Nama ilmiah elang Jawa adalah Nisaetus bartelsi. Keberadaannya di alam liar sudah langka dan harus dilestarikan. TN Meru Betiri menjadi lokasi konservasi yang punya keanekaragaman fauna elang Jawa.

Mereka bebas hidup dan terbang di atas hutan konservasi tanpa ancaman.

3. Banteng

Bos javanicus adalah nama ilmiah dari banteng. Binatang ini banyak dijumpai pada area konservasi, khususnya di wilayah Jawa Timur. Banteng juga menjadi satwa dilindungi pada area TN Meru Betiri yang merupakan habitat aslinya di alam.

Bagi wisatawan yang ingin melihat banteng bisa datang ke TNMB. Banteng Jawa yang sudah menjadi hewan langka ini hanya bisa ditemukan di ujung timur Pulau Jawa saja.

Kehidupan banteng di habitat aslinya pun semaksimal mungkin dilindungi oleh pemerintah.

4. Penyu

Karena berbatasan langsung dengan laut, maka TNMB memiliki satwa endemik yang unik yaitu penyu. Ada beberapa spesies penyu langka yang dilestarikan di habitat TNMB yaitu penyu belimbing, penyu lekang, penyu hijau, dan juga penyu sisik.

Penyu ini tidak dibiarkan hidup begitu saja tanpa bantuan manusia. Justru di Pantai Sukamade yang ada di sudut timur TNMB, ada sebuah penangkaran yang membantu penyu berkembang biak.

Barulah ketika anak penyu sudah cukup usianya akan dilepaskan kembali ke laut.

5. Kekayaan Flora

TN Meru Betiri selain kaya akan satwa endemik dan langka juga kaya akan tumbuhan langka. Contohnya saja keberadaan bunga padmosari atau Rafflesia zollingeriana. Bunga dengan ukuran super besar ini kerap dijumpai dalam hutan TN Meru Betiri.

Selain bunga endemik, TNMB juga menjadi rumah bagi pohon glintungan. Nama ilmiahnya adalah Bischofia javanica.

Pada taman nasional ini juga banyak flor lain yang tak kalah pentingnya dalam upaya pelestarian ekosistem.

Baca juga: Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi

Keistimewaan Taman Nasional Meru Betiri

Meskipun sekilas TNMB mirip dengan taman nasional lain di Indonesia, tapi ternyata di dalamnya terkandung banyak sekali keistimewaan. Selain menjadi rumah bagi satwa langka dan juga satwa biasa, TNMB juga dikenal sebagai gudang tanaman obat.

Penelitian yang sudah dilakukan ternyata menemukan bahwa ada lebih dari 500 jenis tanaman. Dari total tersebut, 75%-nya merupakan tanaman obat. Bahkan ada beberapa tanaman obat langka yang bisa digunakan untuk pengobatan penyakit berat seperti jantung.

Kemudian dalam kawasan TNMB ternyata juga masih ada aktivitas perkebunan yang dilakukan oleh masyarakat. Mereka mengelola perkebunan dan pabrik karet yang sudah ada sejak abad ke-19.

Meskipun luasnya berkurang, tapi kegiatan warisan Belanda ini masih tetap dilakukan hingga kini.

Spot Wisata di Taman Nasional Meru Betiri

Bagi Anda yang ingin mendapatkan pengalaman baru dalam hal wisata, Anda bisa berkunjung ke TNMB ini. Bukan hanya hutan belantara tanpa batas, di TNMB Anda bisa mengunjungi banyak spot wisata, di antaranya adalah:

1. Pantai Bandealit

Pantai ini bisa diakses jika Anda masuk lewat pintu barat atau dari arah Kabupaten Jember. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Rutenya mulai dari Jember – Kec. Ambulu – Andongrejo – Pantai Bandealit. Pantai ini disebut sebagai surga tersembunyi.

Anda bisa melakukan banyak hal di pantai ini. Mulai dari berenang, berjemur, menikmati keindahan laut, surfing, hingga bermain kano. Jika Anda ingin menginap, di sini bahkan sudah ada resort yang langsung dikelola oleh TNMB.

2. Bukti Sodung

Bukit ini adalah karang dengan ketinggian 100 m. Dari atas bukti Anda bisa menikmati keindahan alam. Bukit ini banyak digunakan sebagai tempat panjat tebing. Pada bagian atasnya sudah ada menara pengamat yang bisa digunakan oleh wisatawan.

3. Goa Jepang

Lokasinya berada di tebing bagian barat Pantai Bandealit. Goa ini dibuat pada masa pendudukan Jepang. Lubang goa ada di ketinggian 200 m. Sebenarnya goa ini adalah bunker tempat pasukan mengintai musuh dari arah Samudra Hindia.

4. Muara Timur

Muara ini terletak berdekatan dengan Pantai Bandealit. Muara dengan air yang tenang bisa digunakan untuk belajar surfing, berenang, dan juga berkano. Di sini juga ada penangkaran rusa dan pusat budidaya anggrek.

Taman Nasional Meru Betiri menjadi salah satu surga tersembunyi di Jawa Timur. Taman nasional ini menyimpan flora dan fauna endemik agar bisa dimanfaatkan untuk banyak kegiatan. Masyarakat diizinkan untuk masuk, tapi tak boleh sampai merusak ekosistemnya.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close