Kesenian Tari Bali, Jenis dan Tempat untuk Menikmatinya

Deskripsi: Pengertian dan sejarah Tari Bali, jenis-jenisnya.


Saat Anda berada di Bali, ada beberapa hal ikonik yang harus Anda lihat, salah satunya adalah tari Bali yang indah, penuh warna, dan sangat memukau.

Tarian Bali banyak sekali menjadi ditampilkan dalam berbagai pertunjukan seni di Bali.

Baik itu pertunjukan seni untuk menghibur wisatawan, upacara sakral di dalam pura, hingga acara adat masyarakat Bali, tarian ini menjadi satu hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan di Bali.

Ada banyak sekali jenis-jenis tarian Bali, apa sajakah itu?

sejarah tarian bali

tripbaligo.com

Sejarah Tari Bali

Seni yang hadir di Bali merupakan warisan budaya yang telah dikenal dan dikagumi secara luas oleh masyarakat di seluruh dunia.

Tarian Bali, merupakan salah satu seni pertunjukan yang dibuat dengan indah dalam bentuk gerak tubuh jari, tangan, kepala dan mata yang dinamis.

Selain menjadi karya seni, tarian Bali juga merupakan bagian dari ekspresi spiritual dari masyarakat Bali kepada dewa-dewa mereka mengingat mayoritas warga Bali beragama Hindu.

Walaupun tidak semua tarian Bali merupakan bagian dari ritual keagamaan, namun beberapa ada yang merepresentasikan tentang ritual dalam agama Hindu.

Tarian tradisional Bali telah menjadi bagian penting dari budaya Bali sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi hingga saat ini.

Sebelum agama Hindu masuk ke Bali, masyarakat primitif sudah menciptakan tarian ritual untuk menangkis kejahatan dan pertanda buruk.

Tarian untuk tujuan ritual ini bahkan masih bisa ditemukan di desa-desa dan daerah pegunungan di Bali. Ya, awal mula tarian Bali adalah ketika Kerajaan Majapahit jatuh pada awal abad ke-15.

Jatuhnya kerajaan ini anehnya justru membawa keajaiban seni dan budaya Bali yang diimprovisasi oleh seniman-seniman yang melarikan diri dari Jawa.

Kemudian, pada masa Kerajaan Bali, yaitu sekitar abad ke-15 hingga abad ke-19, tarian Bali berada pada masa keemasannya.

Banyak sekali tarian Bali yang hadir pada era itu seperti Tari Drama Gambuh yang selama ini dikenal sebagai sumber dari semua tarian Bali yang berkembang pesat

Berdasarkan ‘Seminar Tari Sakral dan Profan’ pada tahun 1971, masyarakat Bali mengklasifikasikan tarian tradisional Bali menjadi tiga kelompok, yaitu :

  1. Tari Wali adalah salah satu jenis tarian dari Bali yang dianggap sacral. Tarian ini hanya dilakukan pada saat-saat yang memang dianggap sacral oleh masyarakat.
  2. Tari Bebali adalah tarian seremonial yang diselenggarakan untuk melengkapi acara ritual keagamaan.
  3. Tari Balih-Balihan adalah pertunjukan seni yang dilakukan di arena profan.

Bisa disimpulkan, bahwasannya sejarah tarian Bali merupakan gabungan kepercayaan budaya Hindu dan Bali. Tari yang ada di Bali merupakan cerminan organisasi kemasyarakatan, sarana ekspresi ritual, dan religius.

Tarian di Bali juga merupakan kegiatan hiburan, cara untuk mengungkapkan masalah psikologis dan sebagai kegiatan ekonomi.

Jenis Tarian Bali

Seni tari Bali kuno yang indah sangat ekspresif dan dilengkapi dengan kostum yang rumit serta dongeng yang mistis.

Ada beberapa tarian Bali yang sangat populer, di antaranya adalah :

1. Tari Kecak

tari kecak

kompas.com

Awalnya, tari Kecak adalah ritual yang membuat para penarinya kesurupan. Tarian ini dilakukan oleh sekelompok  pria.

Pada tahun 1930-an, seorang pelukis dan musisi Jerman bernama Walter Spies mulai tertarik dengan tarian ini.

Spies mengadaptasinya menjadi drama berdasarkan Hindu Ramayana dengan tujuan melakukan ritual tarian untuk wisatawan mancanegara.

Ia kemudian berkolaborasi dengan Wayan Limbak, seniman asli Bali.

Dari hasil kolaborasinya ini, keduanya bisa mempopulerkan tarian kecak ini secara internasional dengan mengadakan tur internasional untuk penari Bali.

Saat ini, Tari Kecak bisa wisatawan saksikan di berbagai tempat di sekitar Bali khususnya di kawasan Ubud dan Uluwatu.

2. Tari Legong

Tarian Legong

balipuspanews.com

Menurut legenda, awal mula dari tari Legong adalah mimpi dari seorang Pangeran Sukawati yang jatuh sakit.

Dalam mimpinya, pangeran bertemu dengan dua orang gadis yang menari dengan indah mengikuti iringan musik gamelan.

Saat pangeran bangun, ia kemudian mengatur agar tarian yang hadir di mimpinya itu bisa ditampilkan dalam kehidupan nyata sebagai hiburan kerajaan.

Diyakini pula bahwa tari Legong ini berasal dari Sanghyang Dedari, sebuah tarian seremonial yang ditarikan oleh dua gadisyang rela dirasuki sebagai bagian dari ritual.

3. Tari Barong

Tarian Barong

akumaubelajar.com

Barong adalah hewan mitologis yang merepresentasikan jiwa baik berbentuk  singa. Tari Barong sendiri melambangkan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan.

Barong melambangkan kebaikan dan Rangda melambangkan kejahatan.

Secara keseluruhan, Tari Barong ini menampilkan cerita antara pertarungan yang baik melawan yang jahat dimana pada akhirnya Barong menang melawan Rangda.

4. Tari Panyembrama

Tarian Panyembrama

Crisco 1492 / id.wikipedia.org

Tarian Panyembrama adalah sebuah tarian ucapan selamat datang yang diciptakan dengan penuh kontroversi.

Namun, tarian tradisional Bali ini dianggap terlalu sakral sehingga tidak cocok untuk ditampilkan dalam pertunjukan seni di hadapan penonton yang bukan berasal dari Bali.

Meski terjadi banyak perdebatan, saat ini Tari Panyembrama sering digunakan untuk menyambut tamu di dalam acara atau sebagai tanda keramahan.

5. Tari Janger

Tari Janger Bali

balipost.com

Tari Janger adalah salah satu tarian unik yang menggabungkan antara Gamelan Batel atau Gender Wayang.

Tari Janger biasanya digunakan sebagai tarian hiburan yang dibawakan oleh pria dan wanita secara berpasangan.

Tari Janger biasanya digunakan pada pesta, hajatan atau acara lainnya. Tak hanya menari, para penari biasanya juga akan bernyanyi sambil diiringi oleh alat musik seperti Batel dan Tetamburan.

6. Tari Pendet

Tari Pendet Bali

id.wikipedia.org

Tari Pendet merupakan salah satu tarian Bali yang dipercaya sebagai bentuk ritual untuk mempersembahan bunga khas Bali.

Tarian ini umumnya dibawakan oleh gadis-gadis muda dengan membawa properti berupa mangkuk bunga dan sesekali gerakannya melemparkan bunga ke udara saat menari.

Karakteristik Tari Bali

Tarian Bali memiliki beberapa karakteristik yang khas, seperti :

1. Ekspresif

Jika Anda pernah menghadiri pertunjukan seni Bali, Anda pasti menyadari bahwa mimik wajah penarinya sangatlah ekspresif? Ya, ciri khas dari tarian Bali adalah wajah yang nampak datar tanpa emosi.

Semua wajah penarinya hanya menampilkan ekspresi dengan menyesuaikan pada irama dan gerakan tarian.

Ekspresi wajah para penarinya hanya berupa senyuman tipis, sedikit gerakan bola mata, atau bahkan hanya mengangkat alis.

Bisa dibilang, mimik wajah yang demikian memanglah karakter dari tarian khas Bali. Emosi tarian harus bisa diterjemahkan dalam wajah penari dan selaras dengan irama.

Jenis Tarian Bali

moondoggiesmusic.com

2. Dinamis

Alunan musik tarian Bali sangatlah dinamis, terkadang naik, turun, tinggi, rendah, terkadang cepat dan lambat. Alunan musinya tidak pernah statis, selalu dinamis.

Para penari Bali selalu bergerak dan bergerak. Jika kaki atau tubuhnya dalam keadaan berdiri saja, maka jari atau matanya akan terus bergerak.

Terkadang penari Bali hanya menggerakan sebagian kecil dari anggota tubuhnya untuk bergerak, seperti jari tangan atau matanya.

3. Posisi Kaki Rendah

Posisi kaki para penari dari Bali jarang yang tegak lurus. Kaki para penari cenderung agak bengkok atau berada pada posisi yang rendah.

Bahkan saat penari harus berjalan, mereka tetap saja mempertahankan gerakan posisi kaki yang rendah. Posisi kaki inilah yang menjadikan tarian Bali berbeda.

Tertarik untuk menyaksikan beragam tari Bali? Berkunjunglah ke beberapa tempat wisata yang khusus menampilkan seni pertunjukan tari-tarian Bali.

Tarian Bali adalah seni kebudayaan yang patut Anda saksikan jika datang ke kota satu ini.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close