7 Cara Menjadi Pendengar yang Baik Agar Temanmu Semakin Nyaman Padamu

Pendengar yang baik

https://rencanamu.id

Beberapa orang suka menceritakan masalahnya kepada orang lain. Hal ini dianggap sebagai cara terbaik untuk meringankan masalah yang sedang dihadapi dan membuat hati menjadi sedikit lebih lega.

Loading...

Mungkin Kamu juga merupakan seorang yang sering mendapat curhatan dari teman ataupun kerabat. Sebagai teman yang baik, tentunya Kamu tidak mau kan temanmu kecewa karena Kamu tidak bisa memberikan solusi dari permasalahannya?

Sehingga Kamu harus belajar tentang bagaimana cara menjadi pendengar yang baik agar temanmu semakin nyaman saat menceritakan masalahnya padamu.

Lalu bagaimana sih caranya agar lawan bicara kita semakin merasa nyaman untuk bercakap santai dengan kita? Berikut 7 tips terbaik cara menjadi pendengar yang baik yang harus Kamu tahu.

1. Memperhatikan dengan Seksama Penjelasan Teman

Ketika temanmu sedang bercerita suatu hal padamu, cobalah untuk lebih fokus terhadap apa yang diceritakannya. Meski Kamu saat itu sedang mengerjakan sesuatu, luangkan waktu sebentar untuk menghentikan aktivitasmu dan cobalah untuk lebih fokus menjadi pendengar yang baik.

Kalaupun apa yang Kamu kerjakan sedang tidak bisa diganggu, katakan maaf atau minta temanmu menunggu sebentar untuk bercerita.

Hal ini lebih baik Kamu lakukan daripada mendengarkan curhatan temanmu sambil mengerjakan suatu hal dan membuatmu tidak bisa fokus pada suatu hal.

Coba bayangkan jika keadaan tersebut terjadi pada dirimu, sedang rumit-rumitnya masalah dan butuh teman curhat dan ketikan mencoba menceritakan masalahmu pada teman justru temanmu mendengarkannya sambil mendengarkan musik kesukaannya atau sembari melakukan kegiatan lain.

Tentu Kamu akan merasa kurang nyaman dan sedikit menyesal menceritakan masalah pribadimu kepadanya?

Baca juga : Manfaat menulis bagi kesehatan

2. Perbanyak Kontak Mata

Kontak mata

https://meramuda.com

Kontak mata dapat lebih memastikan tentang siapa yang sebenarnya sedang Kamu ajak bicara meski tanpa harus menyebutkan namanya. Kontak mata akan menunjukkan bahwa Kamu fokus terhadap suatu hal yang sedang diperbincangkan.

Bukan berarti Kamu harus menatap temanmu tanpa berkedip ya, sesekali melepas pandangamu juga perlu, karena jika Kamu menatapnya 100 persen juga akan terlihat seram dan membuat temanmu takut terhadapmu.

3. Berikan Pertanyaan-Pertanyaan Pendek

Sebagai cara untuk menunjukkan bahwa Kamu fokus dan berusaha memahami keadaan temanmu, bisa Kamu lakukan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pendek terkait masalah yang sedang diceritakan.

Hal ini juga akan merangsang lawan bicara agar lebih terbuka denganmu dan Kamu pun akan lebih mengerti bagaimana perasaan yang sedang dialaminya saat itu.

Banyak bertanya akan membuatmu lebih peka dalam menggali fakta-fakta yang sebenarnya sehingga Kamupun akan lebih mudah mencari solusi untuk masalah tersebut.

Jangan sampai Kamu salah mengartikan apa yang diceritakan temanmu sehingga Kamu pun salah dalam memberikan solusi.

Pertanyaan-pertanyaan ini bisa berupa menanyakan sebab terjadinya suatu hal, akibat yang telah ditimbulkan atau pihak siapa saja yang terkait.

Baca juga : Manfaat menatap keindahan langit

4. Berikan Dukungan dan Semangat Baru

Ketika temanmu menceritakan suatu masalahnya padamu, itu artinya temanmu sedang berada dalam suatu kondisi yang membingungkan dan pikiran yang penat, sehingga merasa membutuhkan teman untuk berbagi.

Sudah tahu temanmu sedang sedih, jangan menambah kesedihannya. Namun cobalah untuk memberikan hiburan padanya berupa candaan-candaan rileks yang lucu.

Tetapi dalam bercanda Kamu juga harus tetap hati-hati ya, jangan terlalu berlebihan. Karena seseorang dalam kondisi marah relatif lebih suka tersinggung dan kurang jernih pikirannya sehingga terkadang suka salah mengartikan suatu candaan.

Kamu yang niatnya bercanda sekedar untuk menghibur justru bisa diartikan sebagai caramu kurang menghargainya dan meremehkannya.

So, hati-hati ya. Karena lidah yang memang tidak bertulang terkadang tajamnya melebihi pisau dapur. Jika Kamu tidak bisa memberi solusi yang baik untuk masalah yang sedang dihadapi, setidaknya Kamu jangan sesekali berbicara yang menjatuhkannya.

Berilah dukungan dan semangat baru agar temanmu lebih tenang dan tidak terlalu terpuruk. Yakinkah temanmu bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, dan dia tidak sendiri, ada Kamu yang selalu berusaha ada untuknya.

Yakinkan temanmu bahwa setiap orang di dunia ini memiliki masalahnya masing-masing dengan jalan yang berbeda.

5. Menahan Diri Untuk Tidak Menceritakan Dirimu

Siapa yang sedang curhat dan siapa yang sedang dicurhati. Lucu memang, tetapi hal ini sering terjadi dalam keadaan nyata.

Sering kali ketika temanmu bercerita, justru Kamu ikut-ikutan menceritakan masalahmu padanya. Padahal temanmu berharap bahwa Kamulah yang akan memberikannya solusi, bukan menjadikannya sebagai ruang keluh kesahmu.

Bolehlah saling berbagi pengalaman dengan sebuah cerita terhadap teman, tetapi pilihlah kondisi yang pas dan sesuai.

Di waktu temanmu sedang benar-benar dalam masalah yang rumit, jangan semakin merumitkan suasana dengan ikut berkeluh kesah padanya. Jika begitu Kamu bukan teman curhat yang baik tetapi justru menambah beban baru padanya.

Baca juga : 4 Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi

6. Jangan Memutus Perkataan Temanmu

Biarkan dulu temanmu selesai menceritakan masalahnya padamu, jangan sesekali memutus pembicaraannya meski rasa ingin bicara sudah berada di ujung lidah.

Bicaralah ketika temanmu sudah selesai berbicara atau ketika Kamu diminta untuk menanggapi perkataannya.

Memutuskan pembicaraan akan membuat temanmu merasa kurang nyaman dalam bercerita bahkan terkadang membuat temanmu lupa apa yang akan dikatakannya setelah itu karena Kamu memotong pembicaraannya.

7. Jadilah Teman yang Dapat Dipercaya

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjadi teman yang dapat dipercaya. Ketika temanmu memilihmu sebagai teman curhatnya, itu artinya Kamu mendapat kepercayaannya untuk menjaga rahasia.

Jangan menjadi teman yang berkhianat dengan menceritakan kembali curhatan temanmu kepada orang lain sedang Kamu tahu bahwa itu adalah rahasia temanmu, dan Kamu sudah berjanji untuk tidak menceritakan kembali kepada siapapun.

Demikian 7 tips dan cara menjadi pendengar yang baik untuk temanmu agar persahabatanmu dengannya semakin kental dan menyatu.

Jadilah teman yang baik yang senantiasa berupaya bersikap bijak terhadap bagaimanapun keadaan temanmu. Semoga bermanfaat.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close