Hewan Vivipar

Dalam pembahasan tentang perkembangbiakan, ada yang namanya hewan vivipar dan ovipar. Keduanya sudah dibahas sejak menempati bangku Sekolah Dasar.

Apabila Anda ingin mengingatnya kembali untuk mengajari anak atau murid yang sedang belajar daring, maka simak pembahasannya di bawah ini ya!

Pengertian Hewan Vivipar

Pengertian Hewan Vivipar

Vivipar adalah salah satu cara berkembang biak hewan dengan cara melahirkan atau beranak. Biasanya terjadi pada hewan yang menyusui (mamalia). Walaupun pada dasarnya semua makhluk hidup berkembangbiak dengan bertelur, namun tidak terbungkus oleh cangkang.

Selain itu juga tidak dikeluarkan, melainkan melewati masa pembuahan yang cukup kompleks di dalam tubuh.

Pertama kali akan berupa janin hingga berbentuk anak hewan secara sempurna. Sang induk bertugas untuk mengeluarkan dan menyusui anaknya.

Berbeda dengan hewan yang bertelur, perkembangan embrio vivipar memperoleh makanan dari tubuh sang induk melalui ari-ari atau plasenta yang melekat padanya.

Oleh karena itu, apapun yang dimakan induk akan berpengaruh terhadap perkembangan anak dalam tubuh.

Contohnya adalah hewan kucing, ia berkembangbiak dengan cara vivipar. Anak yang baru lahir akan menyusu kepada induknya sehingga ia  juga disebut sebagai mamalia.

Namun perlu diketahui, untuk masa kehamilan berbeda-beda, manusia 9 bulan sedangkan kucing 9 minggu. Sampai sini paham kan?

Ciri-Ciri Hewan Vivipar

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ciri pertama yang bisa diidentifikasi adalah embrio vivipar tumbuh di dalam rahim dan baru dikeluarkan ketika sudah mencapai bentuk yang optimal atau sempurna.

Lalu apa saja ciri lainnya? Simak beberapa poin berikut ini:

  • Hewan vivipar memiliki kelenjar susu untuk menyusui anaknya. Cairan akan diproduksi secara otomatis bagi induk hewan atau manusia yang sedang hamil.
  • Hewan beranak atau melahirkan pada umumnya memiliki daun telinga, terkecuali yang hidup di air.
  • Mayoritas tubuhnya ditutupi oleh bulu atau rambut. Namun ciri ini juga dimiliki oleh sebagian hewan yang bertelur.
  • Hewan beranak tergolong sebagai mamalia.
  • Sang anak baru dikeluarkan dari tubuh sang induk dalam rentang waktu yang berbeda-beda, tergantung pertumbuhan dan kapasitas organ bekerja.

Muncul pertanyaan bahwasanya pada beberapa jenis ikan ada yang melahirkan, namun ia tidak menyusui, tidak memiliki daun telinga dan tidak ditutupi oleh bulu atau rambut.

Ciri-cirinya adalah anak dilahirkan oleh induknya, kandungan kuning telur sangat sedikit dan hubungan plasenta di tahap awal sangat menentukan perkembangan embrio, apakah kebutuhan nutrisinya tercukupi atau tidak.

Jadi itu dia beberapa ciri hewan yang beranak atau melahirkan. Apakah Anda sudah bisa memahaminya dengan baik?

Jika sudah, langsung saja pada pembahasan berikutnya yaitu mengetahui apa saja contoh hewan yang ada di sekitar.

Contoh Hewan Vivipar

Hewan vivipar sangat mudah ditemukan di sekitar Anda, baik itu yang hidup di laut ataupun yang ada di daratan. Apa saja ya kira-kira? Ini dia penjelasan lengkapnya:

1. Anjing Laut

Tahukah Anda bahwasanya anjing laut adalah mamalia terbesar dari ordo pemakan daging yang hidup di lingkungan bersuhu sejuk? Pada awalnya ia masuk ke dalam sub ordo Pinnipedia namun sudah bergeser menjadi superfamilia.

Ia berkembang biak dengan cara melahirkan anaknya lho. Jadi tidak bertelur seperti hewan air pada umumnya.

2. Paus

Mamalia kedua yang hidup di perairan adalah paus. Ia bukan bangsa ikan seperti yang Anda anggap selama ini, karena perkembangbiakannya tidak dilakukan secara bertelur tapi melahirkan.

3. Ikan Pesut

Pesut Mahakam lebih dikenal dengan lumba-lumba air tawar. Ia adalah jenis mamalia yang berkembang biak dengan cara melahirkan anaknya, saat ini keberadaannya cukup terancam.

Sesuai dengan namanya, banyak ditemukan di Sungai Mahakam. Peneliti barat menyebutnya sebagai Irrawaddy Dolphin.

4. Kucing

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwasanya kucing adalah hewan yang melahirkan anaknya dengan mengandung terlebih dahulu selama kurang lebih 9 minggu.

Untuk siklus reproduksinya, tidak berlangsung dalam periode tertentu karena birahinya dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satunya adalah lama sinar matahari dalam satu hari. Wah siapa nih yang baru tau faktanya?

5. Anjing

Sama seperti kucing, anjing juga melahirkan anaknya dengan waktu kehamilan antara 55 hingga 65 hari, tergantung pada ras dan jenisnya. Sekali hamil, ia mampu mengandung hingga lebih dari 4 bayi.

6. Gajah

Keenam adalah gajah yang identik dengan belalai dan telinganya yang lebar. Sadarkah Anda jika itu merupakan ciri yang menonjol dari hewan yang melahirkan?

Periode kehamilannya berlangsung antara 18 hingga 24 bulan, wah lama sekali ya!

Perlu diketahui bahwa semasa hidupnya gajah betina hanya bisa melahirkan sebanyak 4 atau 5 kali saja lho. Oleh karena itu, tak heran jika populasinya sangat terbatas dan terancam punah.

7. Sapi

Sapi mempunyai kelenjar susu dan daun telinga. Manusia banyak yang memanfaatkan susu dan dagingnya untuk dikonsumsi, tenaga untuk membantu pertanian dan kulit untuk membuat tas atau pakaian.

Hewan ini hamil selama kurang lebih 270 hari, hampir sama seperti manusia yaitu 9 bulan. Jika bayinya laki-laki maka usia kehamilannya bisa lebih dari itu.

8. Kambing

Hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan selanjutnya adalah kambing. Ia juga dibudidayakan oleh manusia sebagai ternak rumahan. Kambing betina akan mengandung anaknya selama kurang lebih 150 hari.

Setelah itu, sang anak akan disusui selama 3 bulan. Jika sudah melewati masa tersebut, maka kambing bisa dikawinkan lagi.

Hal inilah yang menyebabkan populasinya membludak.

9. Kuda

Masa kehamilan kuda juga tak kalah panjang dengan gajah, ia mengandung anaknya selama kurang lebih 11-12 bulan setelah ovulasi terjadi.

Proses melahirkan terjadi pada malam hari, setelah matahari terbenam. Namun tak jarang juga di pagi atau siang hari.

10. Kera

Semua primata atau kera adalah mamalia dan berkembangbiak dengan cara melahirkan. Periode kehamilannya terjadi setelah proses ovulasi dengan jantan.

Untuk lamanya sendiri tidak bisa ditentukan secara pasti tergantung dari kondisi fisiologis kera itu sendiri.

11. Harimau

Sebelas adalah harimau, ia melahirkan anaknya dan masuk ke dalam kelas mamalia sama seperti yang lainnya. Kka merupakan jenis kucing terbesar dari yang pernah ada di dunia.

12. Tikus

Tikus masuk ke dalam famili Muridae yang bisa dijumpai di got, persawahan atau tempat yang pengap. Masa kehamilannya sangat bervariasi, tergantung spesiesnya.

Contohnya yaitu tikus got yang mengandung anaknya selama 21 hingga 24 hari. Sedangkan tikus rumah selama 23 hari.

13. Kelinci

Hewan menggemaskan ini juga termasuk vivipar lho. Ia melahirkan anak-anaknya setelah mencapai usia kehamilan antara 28-34 hari. Wah siapa nih yang punya peliharaan kelinci dan sedang tidak sabar menunggu kelahiran bayi menggemaskan?

Tidak semua hewan vivipar menyusui, terlebih ketika ia hidup di dalam air.

Namun yang paling terpenting, Anda harus turut melestarikannya terlebih pada hewan yang populasinya sudah terancam seperti gajah dan lumba-lumba air.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close