Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

10 Kata Kata Anak Rantau yang Bakal Bikin Semangat

Kata Kata Anak Rantau yang Bakal Bikin Semangat

https://www.canva.com/goodminds.id

Kata Kata Anak Rantau – Menghadapi segala macam kondisi sendirian di perantauan itu tidak mudah. Terutama pada awal-awal merantau, jauh dari keluarga adalah hal yang paling menyulitkanmu.

Jika di rumah, Kamu tinggal membuka tudung saji dan tersedia berbagai makanan.

Sekarang, Kamu harus masak sendiri, jika tidak bisa harus membeli. Mencuci sendiri, semuanya harus dilakukan sendiri. Terlebih jika uang bulanan sudah habis, Kamu harus meminjam dahulu pada teman.

Tapi, menjadi anak rantau itu memiliki banyak sisi positif. Entah Kamu merantau karena kuliah, sekolah, ataupun bekerja. Anak rantau juga memiliki banyak keistimewaan.

Untuk itu, Kamu bisa menenangkan diri dengan kata-kata anak rantau yang bisa membuat semakin semangat berkarya. Agar ketika kembali ke daerah asal sudah sukses dan bergelimang prestasi.

Kamu juga bisa membagikan semangat dengan kata-kata anak rantau untuk sesama perantau. Supaya mereka lebih semangat berjuang di negeri orang. Langsung saja, berikut rangkumannya:

#1. Kata kata Anak Rantau Dari Imam Syafi’i

“Merantaulah! Orang berilmu dan beradab tidak diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan hidup di negeri orang (asing)”

Seperti yang dikatakan dalam sya’ir salah satu imam mazhab terbesar dalam Islam, beliau menuturkan bahwa orang yang memiliki ilmu haruslah pergi ke daerah lain. Nah, itu juga merupakan kiasan, Kamu bisa juga mencari ilmu ataupun mencari rupiah. Niatkan untuk beribadah, niscaya semua langkahmu akan bernilai ibadah.

Kamu akan temukan pengganti keluarga …

#2. Kata kata Anak Rantau Untuk Keluarga

“Kamu akan selalu punya tempat untuk pulang, memiliki rindu yang harus dituntaskan, serta memiliki agenda untuk menghabiskan liburan. #indahnyamerantau”

Sejauh apapun Kamu pergi, selalu ada tempat untuk kembali, yaitu keluarga. Seorang perantau hanya pergi untuk kembali dan membuktikan diri bahwa ia bisa pulang dengan keadaan yang berbeda.

Tentunya lebih baik dari sebelumnya.

#3. Kata-kata Anak Rantau : Tiket Mahal

“Merantaulah, maka Kamu akan tahu betapa mahalnya tiketmu untuk pulang.”

Pulang adalah satu-satunya harapan bagi para perantau. Nah, dengan merantau, seseorang akan belajar menghargai keberadaan kampung halamannya.

Menghargai betapa besar nilai kebersamaan dengan keluarga. Tiket yang mahal pun tidak berarti apa-apa. Asal bisa melepaskan kerinduan bertemu dengan sanak family.

#4. Kata-kata Anak Rantau : Jauh di mata dekat di hati

“Merantau bukanlah sebuah hal yang remeh. Jauh dari orang tua dan keluarga adalah hal yang sulit untuk dijalani.

Tapi, justru jauhnya mata tak lantas membuat jauh di hati. Kami selalu terpaut setiap hari dalam doa-doa yang tak pernah berhenti.”

Kecintaan orang tua terhadap anak akan selalu mengalir melalui doa yang dilantunkan setiap hari. melalui lisan yang tak pernah berhenti berharap akan kebaikan anaknya.

Sebaliknya, doa sang anak melalui perjuangannya membahagiakan orang tuanya, sehingga kesulitan selama di perantauan tidak dirasakannya.

Harapannya hanya satu, melihat orang tua bangga akan dirinya. Sebuah harmonisasi yang indah di antara hubungan orang tua – anak.

#5. Kata-kata Anak Rantau : Semangat untuk Berhasil

“Setiap langkah kakiku berpijak, ada harapan yang ditanam oleh orang yang sangat mencintai dan merindukanku. Oleh karena itu, aku harus semangat supaya berhasil.”

Harapan dapat membahagiakan orang yang disayangi, menjadikan motivasi tersendiri bagi anak rantau. Sehingga, dengan mengingat orang tua, bisa memacunya untuk lebih giat. Hingga ia pulang dengan pembuktian diri.

#6. Kata-kata Anak Rantau : Orang yang Mandiri

“Saya bekerja keras karena saya bukan penikmat harta orang tua.”

Hal yang sangat berat saat merantau adalah jauh dari orang tua. Segalanya harus diurus sendiri. Untuk itu, seorang perantau harus mandiri.

Merantau untuk bekerja dilakukan karena tidak mau hanya berleha-leha dan menikmati harta orang tua.

#7. Kata-kata Anak Rantau : Perjuangan Orang Tua

“Merantau membuatku mengerti betapa perihnya hidup yang dijalani, saat membutuhkan makan, saat kehabisan uang, dan semuanya terasa sangat berat. Hanya anak rantau yang mengetahui hal itu.”

Sejelek apapun keadaanmu, saat di rumah selalu ada yang membantu. Orang tua tidak akan tega melihat anaknya dalam keadaan susah. Tapi, di perantauan, tidak akan ada yang peduli padamu seperti perhatian orang tua padamu.

#8. Kata-kata Anak Rantau : Masakan Ibu

“Beruntunglah kalian setiap hari masih bisa menikmati masakan seorang ibu karena kami perantau merindukan hal itu.”

Saat masih di rumah, masakan ibu adalah hal sepele yang tidak spesial. Tapi, begitu Kamu ada di perantauan, masakan ibu adalah hal yang paling dirindukan.

Entah mengapa, masakan sederhana ala rumahan memiliki kekuatan magis yang membuat Kamu ingin sekali mencicipinya. Bau tangan ibu yang membesarkanmu adalah salah satu alasan kenapa masakannya terasa spesial.

#9. Kata-kata Anak Rantau : Pekerja Keras

“Perantau tidak hanya keras hati, mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuannya tanpa melibatkan peran orang tua.”

Kiat sukses di perantauan adalah dengan mengeraskan hati. Tidak mudah goyah dengan rasa rindu pada keluarga.

Perantau yang sukses juga harus bisa bekerja keras, mengumpulkan keping-keping rupiah demi sebuah impian membahagiakan orang tua. pantang pulang sebelum sukses!

#10. Kata-kata Anak Rantau : Hargai Apa yang Dimiliki

“Dengan merantau, Kamu akan menghargai apa yang Kamu miliki. Termasuk keluarga.”

Jika sudah jauh baru terasa betapa berharganya keluarga. Mereka yang selalu ada dan memenuhi segala kebutuhanmu. Sekarang Kamu harus belajar mengatur segalanya sendiri.

Nah, itulah dia kata-kata anak rantau yang bisa dijadikan motivasi. Supaya Kamu tetap semangat meskipun sedang berlelah-lelah berjuang.

Tapi, perlu Kamu ingat, manisnya hidup setelah lelah berjuang. Tetap semangat para pejuang yang jauh dari keluarga!