Cara Menjaga Akal Supaya Tetap Sehat dan Realistis di Era Media Sosial

Cara Menjaga Akal Supaya Tetap Sehat dan Realistis

image via orami.co.id

Di zaman sekarang yang lebih ngetrend dengan istilah zaman now, terdapat berbagai masalah yang sangat kompleks yang dihadapi oleh masing-masing individu.

Loading...

Apalagi semenjak munculnya media sosial, membuat setiap orang bisa menjadi publik figur yang kehidupannya bisa disorot oleh semua orang.

Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu tekanan yang tidak dihadapi di masa dulu. Di zaman dulu sebelum ada media sosial, sebuah masalah paling besar hanya berkembang di wilayah Rtnya saja. Akan tetapi, saat ini apapun bisa viral dalam waktu sekejap.

Di sisi lain, kemajuan teknologi tersebut juga membawa dampak yang buruk bagi psikologi seseorang. Banyak orang yang lupa akan jati dirinya dan menjadi “gila” dalam hal ini di media sosial.

Banyak orang yang terjebak dalam dunia maya padahal yang dijalaninya tidaklah demikian.

Nah, untuk menghindari hal tersebut berikut ini adalah cara menjaga akal supaya tetap sehat dan realistis. Penasaran seperti apa? Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga : Cara sederhana melatih kedisiplinan diri

1. Rajin Olahraga Membuat Kamu Tetap Sehat dan Lebih Realistis

Chaturangan Dandasana

https://www.yogajournal.com

Salah satu cara menjaga akal agar tetap waras adalah dengan wajib berolahraga. Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang sangat positif bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, dengan rajin berolahraga juga akan membuat pikiran menjadi lebih tenang dan fresh.

Segala tugas atau pekerjaan yang menumpuk sering kali membuat seseorang menjadi stress.  Apalagi jika sudah dikejar deadline.

Tentunya membuat seseorang menjadi tidak realistis. Hal ini terbukti dengan banyaknya yang mencurahkan keluh kesah di media sosial. Atau melakukan hal-hal yang unfaedah, seperti bermain Tiktok, Vigo, dan beberapa aplikasi lainnya.

Ya, aplikasi tersebut memang bersifat sebagai hiburan semata. Akan tetapi, banyak orang yang tidak bisa membedakan antara kehidupan nyata dan kehidupan maya sejak munculnya berbagai aplikasi tersebut, sehingga banyak orang kehilangan akal sehat dan jati dirinya.

Berbeda halnya jika Kamu rajin berolahraga. Maka akan banyak waktu yang lebih berfaedah. Selain membuat tubuh menjadi bugar, pikiran pun tetap fresh dan tentunya waras.

2. Stop Penggunaan Gadget Secara Berlebihan

Batasi gangguan

https://news.okezone.com

Sekarang coba bayangkan berapa lama Kamu mampu bertahan untuk tidak memegang smartphone? Satu jam? Dua jam? Atau seharian penuh? Hal ini menjadi salah satu hal yang mustahil dilakukan di era sekarang ini. Rasanya hidup tanpa gadget 5 menit saja sudah terasa sangat lama dan membuat Kamu tidak tenang.

Sebenarnya hal ini menjadi pengaruh yang buruk bagi Kamu. Baik secara kesehatan maupun psikologi. Penggunaan gadget secara berlebihan juga meningkatkan tingkat stress lho.

Jika banyak yang beralasan bermain gadget untuk menghilangkan stress, justru semakin lama bermain gadget maka semakin tinggi pula stres yang Kamu hadapi.

Cara menjaga akal agar tetap realistis selanjutnya adalah menggunakan gadget sewajarnya sesuai dengan kebutuhan. Misalnya menelpon mama atau konfirmasi suatu hal saja.

Baca juga : Pentingnya menghargai waktu

3. Sadari Bahwa Kamu hidup di Dunia Nyata

Dunia nyata

https://everydaypower.com

Saat ini banyak sekali orang terlena dengan buaian media sosial yang sangat manis. Sehingga banyak orang menjadi tidak realistis. Bahkan sudah tidak bisa membedakan manakah dunia maya dan manakah dunia nyata.

Permasalahan di dunia nyata banyak diumbar di dunia maya. Bukannya mendapat empati justru mendapat bully-an netizen yang budiman. Kemudian, permasalahan di dunia maya banyak pula yang membawanya hingga ke dunia nyata.

Apalagi sejak munculnya fenomena selebgram. Banyak orang menjadi “gila”. Demi untuk bisa eksis di sosial media, mereka melupakan jati dirinya, melupakan keselamatan jiwanya, melupakan segala kehidupan nyata.

Misalnya seseorang rela ber-selfie di atas gedung bertingkat tanpa adanya pengaman hanya demi eksis di media sosial. Atau melakukan berbagai tindakan gila hanya demi ingin viral semata. Sungguh ini sangat disayangkan bukan?

4. Miliki Hobi atau Aktif di Kegiatan Sosial

Bermain musik

https://www.musiklik.com

Nah daripada Kamu hanya sibuk mengisi kegabutanmu hanya dengan bermain media sosial. Tidak ada salahnya Kamu mencoba menekuni salah satu hobi yang Kamu miliki. Misalnya fotografi, aktif kegiatan sosial atau memelihara binatang.

Ketika Kamu disibukkan oleh kegiatan lain yang lebih positif dari sekedar bermain gadget tentunya juga akan membawa pengaruh yang positif bagi tubuh dan kejiwaan Kamu.

Kamu jauh lebih bijak dalam menentukan masalah karena Kamu lebih banyak berinteraksi dengan orang lain.

Dengan banyaknya pengalaman tersebut akan membuatmu lebih dewasa dalam bersikap. Memahami dengan betul apa fungsi dari gadget dan bagaimana cara menggunakannya dengan benar.

Baca juga : Pengertian NLP

5. Menulis!

Menulis

https://medium.com

Cara menjaga agar akal tetap sehat dan realistis adalah dengan cara menulis. Meskipun terdapat sisi positif dari media sosial, namun saat ini yang terlihat lebih banyak sisi negatifnya.

Tergantung bagaimana Kamu menggunakan media sosial tersebut. Asalkan Kamu masih tetap waras dan realistis, overall oke-oke saja.

Menulis merupakan salah satu hobi yang sangat bagus untuk bisa ditekuni. Bahkan di zaman seperti sekarang ini banyak memperoleh penghasilan dari hobi yang satu ini.

Menulis akan membuatmu mengasah otak secara konsisten. Menemukan pengetahuan-pengetahuan baru yang hebat.

Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2000 yang diterbitkan di dalam anxiety, Stress and coping menjelaskan bahwa menulis mengenai berbagai hal selama 20 menit dalam sehari dipercaya mampu menurunkan tingkat stres. Menarik bukan?

Sebenarnya Kamu bisa menulisnya di media sosial. Namun ingatlah apapun yang Kamu tulis harus bisa dipertanggung jawabkan.

Tulisanmu tersebut bisa dibaca oleh orang di seluruh dunia. Oleh karena itu sebaiknya pertimbangkan dengan matang sebelum menulis di media sosial.ciptakan konten yang positif agar bisa bermanfaat bagi  orang lain.

Nah itulah berbagai cara menjaga akal agar tetap sehat dan realistis di era media sosial seperti sekarang ini.

Media sosial bisa menjadi sahabat ataupun mala petaka bagi Kamu. Oleh karena itu bijaklah dalam menggunakan media sosial.

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close