Proses Terjadinya Gerhana Matahari dan Bagaimana Cara Melihatnya

Proses terjadinya gerhana matahari merupakan informasi yang ingin diketahui oleh banyak orang.

Gerhana matahari adalah fenomena alam yang bisa dibilang cukup langka dan luar biasa bagi kebanyakan orang, karena munculnya sangat jarang yaitu puluhan tahun sekali.

Alasan lain mengapa fenomena ini sangat ditunggu-tunggu adalah karena gerhana matahari terjadi pada hari masih cerah, sehingga sangat menakjubkan untuk dilihat.

Namun Anda juga harus berhati-hati jika ingin melihatnya, karena tidak bisa langsung dilihat dengan mata telanjang.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari

proses terjadinya gerhana matahari

ruangguru.com

Terdapat beberapa tahapan proses terjadinya gerhana matahari yang harus dilalui.

Fenomena ini terjadi diawali dengan posisi matahari, bulan dan bumi yang membentuk sebuah garis lurus. Hal tersebut terjadi karena bumi terus berevolusi mengitari matahari.

Bulan yang berperan sebagai satelit bumi juga akan bergerak mengitari bumi setiap hari dan mengalami revolusi.

Aktivitas perputaran mengelilingi targetnya masing-masing membuat ketiga benda langit tersebut akhirnya bertemu dalam garis lintasan yang tepat lurus.

Bayangan bulan akan perlahan menutupi matahari yang menyinari bumi sehingga keadaan langit menjadi gelap dan menghitam. Seluruh bumi akan terasa seperti malam hari tanpa adanya cahaya sedikit pun.

Peristiwa ini hanya akan berlangsung dalam beberapa menit saja dan tidak sering terjadi.

Bisa dikatakan bahwa gerhana matahari hanya terjadi sekitar puluhan hingga ratusan tahun mendatang sehingga disebut sebagai momen langka.

Peristiwa ini hanya bisa disaksikan pada beberapa wilayah tertentu saja. Momen langka yang memiliki daya tarik tersendiri ini selalu bisa menarik perhatian masyarakat untuk menyaksikannya.

Untuk menyaksikan fenomena ini Anda harus berhati-hati dan menggunakan alat khusus agar mata dapat terlindungi saat menyaksikan peristiwa langka yang satu ini.

Jenis-Jenis Gerhana Matahari

Terdapat beberapa jenis gerhana matahari yang dibedakan berdasarkan proses terjadinya. Secara umum, peristiwa gerhana matahari ini dibedakan atas empat jenis.

Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan fase-fase dalam proses terjadinya gerhana matahari pada setiap jenis.

Keempat jenis ini saling berkaitan dan merupakan proses yang saling berkelanjutan satu dengan yang lainnya. Simak informasinya di bawah ini.

1. Gerhana Matahari Cincin

Gerhana ini terjadi hanya saat bagian matahari menutupi bagian bulan dengan tidak sempurna. Gerhana jenis ini terjadi apabila ukurang piringan bulan lebih kecil dibandingkan dengan piringan matahari.

Sehingga ketika bulan berada di depan matahari maka tidak semua bagian matahari akan tertutup oleh bagian bulan.

Piringan matahari yang tidak tertutup akan terlihat dan membentuk gambaran cincin yang bercahaya.

Bentuknya yang menyerupai cincin yang menjadi faktor utama mengapa gerhana ini disebut dengan gerhana matahari cincin.

2. Gerhana Matahari Hibrida

Jenis gerhana matahari ini memiliki posisi yang bergeser di antara gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Pada saat tertentu di permukaan bumi gerhana ini akan muncul sebagai gerhana matahari total.

Namun ketika muncul pada titik lain akan terlihat sebagai gerhana matahari cincin. Jenis gerhana matahari yang satu ini sangat jarang terjadi.

3. Gerhana Matahari Total

Sesuai dengan namanya, gerhana matahari total akan terjadi saat puncak gerhana piringan matahari tertutup sempurna oleh piringan bulan.

Pada fase ini, piringan bulan dan matahari akan memiliki ukuran yang sama besar. Hal inilah yang membuat piringan matahari sepenuhnya tertutup oleh piringan bulan.

Ukuran piringan matahari dan bulan bisa mengalami perubahan tergantung pada masing-masing jarak bumi dengan matahari serta jarak bumi dengan bulan.

4. Gerhana Matahari Sebagian

Jenis gerhana ini terjadi saat bulan menutupi hanya setengah bagian matahari. Pada fase ini terdapat bagian dari piringan matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan.

Hal inilah yang membuat peristiwa tersebut dikenal dengan sebutan gerhana matahari sebagian.

Tips Melihat Gerhana Matahari dengan Aman

Menyaksikan gerhana matahari secara langsung bisa membahayakan dan bisa menyebabkan kerusakan retina mata secara permanen meski hanya melihatnya dalam hitungan detik saja.

Hal tersebut terjadi karena fotosfer mampu memancarkan radiasi yang sangat tinggi hingga dapat menyebabkan katarak hingga kebutaan.

Untuk itu, diperlukan alat khusus atau menggunakan metode tidak langsung agar dapat menyaksikan fenomena langka ini.

Tidak disarankan menggunakan kacamata hitam karena tidak mampu menyaring radiasi inframerah dan dapat merusak mata.

Agar mata tetap terlindungi dan aman saat menyaksikan gerhana bulan, Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.

1. Melihat Gerhana Matahari Melalui Siaran Televisi

Selain melihatnya secara langsung, Anda juga bisa menyaksikan fenomena langka ini secara tidak langsung yaitu dengan menonton siaran televisi. Ini merupakan cara yang terbaik dan nyaman.

Istimewanya lagi, siaran televisi umumnya memberikan gambaran yang lebih jelas tentang proses terjadinya fenomena ini.

Sehingga Anda bisa melihatnya dengan lebih jelas tanpa takut merusak mata.

Anda bisa menyaksikan fenomena ini dengan lebih mudah dan jelas tanpa harus pergi ke tempat khusus untuk bisa melihatnya.

Biasanya saat fenomena gerhana matahari ini berlangsung, banyak stasiun TV yang berlomba untuk menayangkan siaran terbaik agar bisa memberikan tontonan yang mengagumkan kepada seluruh masyarakat.

Anda bisa duduk dengan nyaman sambil menonton stasiun TV favorit menyaksikan peristiwa gerhana matahari dari rumah.

2. Menggunakan Teleskop

Salah satu cara teraman untuk menyaksikan gerhana matahari adalah dengan menggunakan teleskop. Umumnya teleskop digunakan untuk melihat bintang maupun berbagai benda langit lainnya.

Untuk dapat melihat gerhana matahari dengan menggunakan teleskop, Anda perlu menerapkan trik khusus terlebih dahulu.

Dilarang untuk melihat gerhana matahari melalui teleskop dengan meneropong secara langsung karena bisa menyebabkan terganggunya kesehatan mata.

Anda perlu memproyeksi cahaya dari teleskop ke dalam suatu bidang rata berwarna putih seperti papan berwarna putih atau kertas.

Melalui hasil proyeksi itulah Anda bisa menyaksikan gerhana matahari dengan aman tanpa merusak mata.

Menyaksikan peristiwa ini dengan menggunakan teleskop memang terasa kurang seru karena Anda hanya bisa melihat proyeksinya saja. Namun tetap saja, fenomena langka ini wajib disaksikan karena bisa memberikan pengalaman menarik bagi Anda.

3. Menggunakan Kacamata Khusus Anti Radiasi

Cara paling mudah dan aman yang bisa Anda lakukan untuk menyaksikan gerhana matahari adalah dengan menggunakan kacamata khusus anti radiasi.

Kacamata tersebut dirancang khusus untuk melindungi mata agar tidak terkena sinar matahari serta radiasi secara langsung. Anda bisa membeli sendiri kacamata anti radiasi ini di berbagai toko tertentu.

Namun, Anda juga bisa mendapatkannya secara gratis dari beberapa lembaga atau komunitas yang menyelenggarakan acara nonton bersama gerhana matahari di suatu tempat.

Saat peristiwa langka ini terjadi, biasanya pemerintah maupun lembaga lain turut mengadakan event khusus agar masyarakat bisa menyaksikan gerhana matahari secara bersama-sama.

Jangan menggunakan kacamata hitam biasa atau kacamata lain selain yang telah dibagikan panitia atau yang benar-benar mengandung anti radiasi. Karena hal tersebut bisa membahayakan mata Anda.

Proses terjadinya gerhana matahari memang cukup rumit dan membutuhkan waktu yang lama.

Sehingga fenomena ini hanya bisa disaksikan pada saat-saat tertentu saja. Gunakan alat khusus agar dapat menyaksikan peristiwa langka yang menakjubkan ini.

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini.

Klik star berikut untuk memberikan dukungan pada kami 😀

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close