Kumpulan Pantun Tentang Cinta Romantis untuk Dambaan Hati

Pantun Tentang Cinta

image via canva.com/goodminds.id

Selain puisi, pantun juga menjadi salah satu karya sastra yang banyak diminati oleh orang. Terdapat beberapa jenis pantun, salah satunya yaitu pantun cinta. Ya, selain puisi, pantun juga banyak digunakan untuk mengungkapkan isi hati seseorang.

Loading...

Hal ini karena pantun merupakan salah satu karya sastra yang lebih unik jika dibandingkan dengan lainnya. Isinya yang pendek dan berima membuat pantun banyak digemari.

Nah, buat Kamu yang sedang dalam masalah percintaan, baik itu sedang galau diputus pacar, di-PHP, atau sedang jatuh cinta, di bawah ini ada beberapa contoh pantun yang tepat buat Kamu.

Kumpulan Pantun Tentang Cinta

..

#1. Contoh Pantun Cinta PDKT

Ikan lohan,

Dia atas tungku.

Daripada duduk jauhan,

Mendingan abang pangku.

 

Tunda lapar,

Makan indomie.

Hati menggelepar,

Cinta pun bersemi.

 

Malam jum’at,

Setan pada bertamu.

Rinduku kumat,

Siang tadi gak bertemu.

 

Nembak titik,

Langsung kena.

Kamu cantik,

Hey nona.

 

Hari jum’at,

Pada pakai batik.

Salam hormat,

Buat neng cantik.

 

Namanya penjahat,

Polisi jadi inceran.

Bosan jadi teman curhat,

Maunya pacaran.

 

Nangis-nangis,

Mobil kena serempet.

Neng manis,

Mau dong dipepet.

 

Panasin mentega,

Karena mulai beku.

Kamu mau ga,

Jadi imamku?

 

Kotak amal,

Digoyang-goyang.

Kemarin aku di ramal,

Jodohnya sama abang.

 

Main mata,

Mesem-mesem.

Neng tetap cinta,

Biarpun abang keteknya asem.

 

Tiduran di tandu,

Berjam-jam.

Hati merindu,

Mata sulit memejam.

 

Peras santan,

Di pinggir kali.

Nelpon mantan?

Bolehlah sekali-kali.

 

Gunung tinggi karena batu,

Ditinggal kekasih terasa sendu.

Baru saja kita bertemu,

Tapi mengapa ada rindu?

 

Bukan acar, bukan toman,

Hanya benda bernama kitiran.

Bukan pacar hanya teman,

Tapi mengapa selalu ada di pikiran.

 

Dalam kolam banyak ikan,

Lihat ikan minum degan.

Selamat malam aku ucapkan.

Untuk dirimu yang bikin deg-degan.

 

Badan sakit baiknya ditandu,

Jangan lupa meminum jamu.

Jauh darimu terasa rindu,

Ingin selalu berada di dekatmu.

 

Apa namanya batu permata,

Perhiasan orang kaya.

Apakah mulai jatuh cinta,

Kepadamu si cantik jelita.

 

Ada apa dibalik paku,

Dua papan saling bertemu.

Ada apa dengan diriku,

Siang malam memikirkanmu.

 

Orang Arab suka onta,

Tahan haus kuat jalannya.

Mengapa aku jatuh cinta,

Salah Kamu cantik jelita.

 

Mengapa kancil amat bodohnya,

Dengan siput ia berlomba.

Siapa yang akan jadi jodohnya,

Tentu saja sangat bahagia.

 

Nama Allah banyak disebut,

Jangan kerah lirihkan suara.

Tatapannya sangat lembut,

Tanda gadis berhati sutera.

 

Merah darah terlihat mata,

Lihat pelangi buat terpana.

Bibir merah sudah jelita,

Murah senyum tambah mempesona.

 

Kancil murung hatinya sedih,

Cari teman hilang kemana.

Sudah wajah sangat putih,

Bibir merah bagai delima.

 

Mahapatih paduka seri,

Bila berjalan amat gagahnya.

Wajah putih sangat berseri,

Bagaikan cahaya bulan purnama.

 

Bila gelatik mengejar rusa,

Ia hinggap di kepala.

Cantik itu sudah biasa,

Sudah cantik dermawan pula.

 

Beribu-ribu burung gelatik,

Hanya satu yang memikat.

Beribu-ribu cewek cantik,

Hanya Kamu yang memikat.

 

Daun pala wanginya harum,

Ingin kupetik tinggi pohonnya.

Muncul pula rasa kagum,

Bercampur dengan rasa cinta.

 

Ibu pergi membeli permata,

Tak lupa membeli bedak.

Pantaskah diriku jatuh cinta.

Dia sangat baik atau tidak.

 

Kacang polong jambu batu,

Buah mangga buah kemumu.

Suka  menolong dan membantu,

Banyak orang yang menyukaimu.

 

Warna pelangi rupa-rupa,

Datang bila hujannya reda.

Murah senyum suka menyapa,

Membuat hati jadi terlena.

 

Bunga berputik terlihat indah,

Berputik pula pada tangkainya.

Sudahlah cantik di wajah,

Cantik pula di dalam hatinya.

 

Bagaimana membeli celana,

Beli saja di pasar kota.

Bagaimana tak terpesona,

Melihat gadis yang cantik jelita.

 

Anak angsa berinduk bebek,

Bebek berenang angsa berjalan.

Bukan cewek sembarang cewek,

Cewek cantik jadi idaman.

 

Ayam jago mengejar lipan,

Suaranya berisik bersahutan.

Tutur katamu sangat sopan,

Selalu menjaga kehormatan.

 

Ini kain itu kain,

Kain bagus di dalam peti.

Engkau lain dari yang lain,

Berwajah cantik dan rendah hati.

 

Hari libur jalan-jalan,

Bersantai ria di tengah taman.

Baru saja berkenalan,

Tapi diri sudah merasa nyaman.

 

Gunung tinggi karena batu,

Ditinggal kekasih terasa sendu.

Baru saja kita bertemu,

Tapi mengapa sudah ada rindu?

***

 

#2. Contoh Pantun Cinta Untuk Cewek Pemarah

Mungkin asam air cuka,

Cicipi hanya sedikit saja.

Mungkin ada yang suka,

Yang suka cuma setan aja.

 

Walau asam air cuka,

Mengalir bagai air tercurah.

Tak ada orang yang suka,

Pada cewek yang pemarah.

 

Panas hari amat gerah,

Es campur banyak diminta.

Kalau Kamu suka marah,

Bisa-bisa kehilangan cinta.

 

Merah warna burung gelatik,

Terbang jauh turun ke rawa.

Marah saja masih cantik,

Apalagi kalau tertawa.

 

Bagaimana menanam melati,

Jika badan malas bekerja.

Bagaimana aku mengerti,

Kalau Kamu diam saja.

 

Memang pana air bara,

Untuk memasak teh melati.

Cobalah engkau berbicara,

Supaya aku bisa mengerti.

 

Ayam berintik suka minum,

Kaki mengais kelapa parut.

Yang cantik saja murah senyum,

Kamu jelek kok cemberut.

 

Kain batik ukuran lebar,

Kotor terkena debu dedak.

Cewek cantik saja penyabar,

Apalagi Kamu yang tidak.

 

Harga cabe lagi murah,

Beli juga buah kelapa.

Jadi cewek jangan suka marah,

Kalau suka marah cepat tua.

 

#3. Contoh Pantun Cinta Romantis Untuk Cewek Setia

Tanah basah alangkah licinnya,

Obat herbal coba diramu.

aku merasa amat bahagia,

Bila bisa membahagiakan dirimu.

 

Mentari senja telah terbenam,

Telah muncul kunang-kunang.

Bekerja siang dan malam,

Tentu agar hatimu senang.

 

Lembah hijau dataran rendah,

Banyak terdapat batu permata.

Ingin kulihat senyum indah,

Dari bibirmu wahai jelita.

 

Tanjung Meranti banyak goa,

Jalannya berliku tidak rata.

Tak henti-henti aku berdo’a,

Semoga tergapai cita-cita.

 

Pisau belati tajam ujungnya,

Hati-hati memakainya.

Jiwa ini merasa bahagia,

Memiliki wanita yang setia.

 

Ayo pergi ke Halmahera,

Negerinya para raja.

Agar hidup tak sengsara,

Aku rela berkorban ikhlas bekerja.

 

Ambil bambu buat tangga,

Potong ujungnya dengan rata.

Aku pergi bukannya tega,

Tapi demi meraih cita-cita.

 

Bersembunyi si anak rubah,

Namun badan tercium bau.

Betapa hatimu sangat tabah,

Menunggu diriku yang jauh.

 

Walau pahit jangan meludah,

Minum obat sirup merah.

Kisah cinta kita indah,

Akan terukir dalam sejarah.

 

#4. Contoh Pantun Cinta Lucu Romantis

Walau hidup terlunta-lunta,

Singa tak tinggalkan temannya.

Walaupun tak banyak meminta,

Ingin kuberikan selaksa bahagia.

 

Beli minyak beli fanta,

Semua beli dari kota.

Tak banyak menuntut dan meminta,

Justru semakin diriku cinta.

 

Mangsa lari ikan menyambar,

Angin bertiup bagaikan topan.

Cewek pengertian selalu sabar,

Mengerti kondisi dan keadaan.

 

Rima indah di dalam madah,

Puisi syair karya pujangga.

Jatuh cinta kepadamu mudah,

Melupakanmu aku tak bisa.

 

Ramai desa ada perayaan,

Di sungai besar orang berenang.

Kalau punya cewek pengertian,

Hati bahagia hidup pun tenang.

 

Pergi ke desa siapa ikut,

Bertemu dengan anak pirang.

Cinta ini membuatku takut,

Takut Kamu disambar orang.

 

Hiasan bunga sudah tersemat,

Dengan peniti di dekat dada.

Mencintamu adalah rahmat,

Menikahimu menjadi cita-cita.

 

Minum obat banyak seloki,

Suara serak obatnya gurah.

Berjumpa denganmu adalah rezeki,

Mengenalmu adalah anugerah.

 

Taman bukan sembarang taman,

Taman indah suasana aman.

Teman bukan sembarang teman,

Teman hidup sepanjang zaman.

 

Istirahat di dekat perhentian,

Lebih nyaman duduk di taman.

Cewek cantik dan pengertian,

Cocoknya dijadikan sebagai teman.

 

Dari kali datang lintah,

Lintah memakan ikan mentah,

Padamu aku memang cinta,

Makanya ingin segera menikah.

 

Pagi hari suasana riang,

Banyak burung berkicauan.

Maafkan diriku sayang,

Aku tak mau berpacaran.

 

Pantun Cinta Lucu

image via canva.com/goodminds.id

#5. Contoh Pantun Saat Jatuh Cinta

Berakit-rakit ke hulu,

Berenang-renang ke tepian.

Bagaimana mau ke penghulu,

Kalau sampai sekarang masih temenan.

 

Sore-sore makan sekoteng,

Belanjanya di pasar baru.

Abang sayang ganteng,

Neng disini sudah menunggu.

 

Pulang belanja dari pasar baru,

Tidak lupa beli kacang.

Nona cantik yang menunggu,

Awal bulan kita tunangan.

 

Sangat nyaman rebahan di kasur,

Rebahan sembaru baca majalah.

Sayang selamat malam dan selamat tidur,

Semoga mimpi yang indah.

 

Pagi-pagi makan pepaya,

Minumnya es kelapa muda.

Walau kau sudah ada yang punya,

Tapi diriku tetap cinta.

 

Kalau mau menanam tebu,

Tanamlah di dekat pohon jambu.

Kalau kau cinta padaku,

Bilang saja I LOVE YOU.

Kemanapun kaki melangkah,

Aku selalu mengurai do’a.

Kemanapun cinta merambah,

Aku selalu mengurai setia.

 

Jalan-jalan ke Kota Paris,

Lihat rumah berbaris-baris.

Biar mati diujung keris,

Asal dapat adinda yang manis.

 

Sungguh bahaya ular berbisa,

Bila tergigit akan koma.

Sungguh bahagia kurasa,

Bila kita selalu bersama.

 

Ada orang Maluku dijitak,

Dijitak sama orang Batak.

Selama jantungku masih berdetak,

Cintaku tak akan luluh lantak.

 

Hari Jum’at hujan lebat,

Awan mendung hitam terpikat.

Rayaunmu sungguh hebat,

Mampu membuatku terpikat.

 

Ada burung cenderawasih,

Makan dulu sampai modar.

Percayalah kasih,

Kasih sayangku tak akan pernah pudar.

 

Pergi pagi pulang petang,

Mau tidur tidak nyenyak.

Kamu datang hati senang,

Tak terasa makan habis piring lima.

 

Tiap bulan ku merindukanmu,

Sepi tiada tantangan.

Ketika kita tidak bertemu,

Sehari bagaikan sebulan.

 

Di saat aku sakit,

Tak lupa kau bawakan bunga.

Saat engkau berbelit-belit,

Hati terasa merana.

 

Semua bunga ikut bernyanyi,

Gembira hatiku.

Semua burung bersorak-sorai,

Engkaulah pujaanku.

 

Makan jagung di pinggir jalan,

Sama pacar malam mingguan.

Ketika cinta dipertahankan,

Semua tampak menyenangkan.

 

Setiap hari pergi pagi,

Tak lupa beli roti.

Kalau tak jumpa dengan doi,

Serasa tak punya hati.

 

Daging ayam dibuat gulai,

Buat makan nanti.

Dirimu seorang yang ternilai,

Takkan pernah bisa terganti.

 

Di sana ada musibah,

Mendengar hati terasa pilu.

Bila hatimu telah berubah,

Segeralah mencari aku.

 

Hati-hati bunga palsu,

Terutama yang berbau.

Aku ingin kau tahu,

Betapa ku jatuh cinta padamu.

 

Setiap hari makan sayur,

Lengkap dengan sepiring nasi.

Setiap saat aku tertidur,

Kuingin kau ada dalam hati.

 

Bunga itu jangan dipetik,

Susah payah saat ditanam.

Kamulah gadis tercantik,

Kuimpikan siang dan malam.

 

Di India ada Himalaya,

Banyak kawat dijadikan paku.

Kalau Kamu benar-benar cinta,

Buatkan menu special untukku.

 

Burung merpati burung dara,

Hinggap di dahan jati.

Kalau Kamu mencintai saya,

Ayo kita berikrar janji.

 

Setiap pagi makan bubur,

Lengkap dengan segelas susu.

Setiap saat ku tertidur,

Kuingin kau ada dalam mimpiku.

 

Bunga melati warnanya putih,

Tertiup angin bergoyang-goyang.

Jika Kamu menaruh kasih,

Boleh aku datang.

 

Titik embun di atas daun,

Bikin sejuk dan indah taman.

Cinta kita dapat bertahun,

Selama hayat masih di badan.

 

Sungguh berat saat berpisah,

Meninggalkan kekasih bersusah hati.

Duduk berdiri sama gelisah,

Kemana perginya si jantung hati.

 

Jalan-jalan ke Ciamis,

Lihat gedung parkir gratis.

Saya cinta sama si kumis,

Orangnya ganteng dan romantis.

 

Cinta seperti nyanyian hati,

Kadang sedih kadang senang.

Kalau ku punya sayap merpati,

Kan kuajak dirimu terbang.

 

Pagi hari makan nasi,

Lebih enak dengan ayam.

Kalau tidak jumpa dengan doi,

Hati ini tidak tentram.

 

Bunga disiram takkan layu,

Selalu berbunga tanpa jemu.

Jangan takut kehilangan diriku,

Aku takkan pergi dari sisimu.

 

Minum cuka sama madu,

Ikan sabu tanpa bumbu.

Sebelum suka sama aku,

Tanyakan dulu sama mamaku.

 

Di sana gunung di sini gunung,

Tengah-tengahnya pohon jati.

Betapa hati sedang bingung,

Menunggu jawaban si jantung hati.

 

Ambil kembang taruh di depan,

Kembang berpita dibungkus koran.

Mumpung abang masih tampan,

Mau engga kita pacaran?

 

Pasar Banjar ada di kota,

Pergi belanja bawa uang saku.

Bila Kamu dikejar cinta,

Sembunyi saja dalam hatiku.

 

Naik ke atap pakai bikini,

Bikini bekas pakaian pita,

Coba tatap mataku ini,

Kau kau dapat seberkas cinta.

 

Ambil nampan dalam lemari,

Kelapa muda bikini jamu.

Cowok tampan yang Kamu cari,

Sudah ada di hadapanmu.

 

Minum jamu sambil berdiri,

Diseduh cepat duduk di bangku.

Bila hatimu masih sendiri,

Berilah tempat untuk diriku.

 

#6. Contoh Pantun Lucu Saat Putus Cinta

Banyak orang naik unta,

Naik unta ke kota Mekkah.

Daripada mikirin cinta,

Lebih baik belajar ibadah.

 

Senja datang langit merona,

Awan merah di atas kepala.

Pacaran itu mendekati zina,

Banyak dosa tak berpahala.

 

Kalau tajam bila parang,

Jangan bermain sembarangan.

Lebih baik putus sekarang,

Hidup sendiri tak berpacaran.

 

Mari menyeberang selat Malaka,

Berada di ujung Pulau Sumatera.

Putus cinta membuat luka,

Putus rem bisa celaka.

 

Lebih baik naik kereta,

Kereta cantik berbentuk rusa.

Lebih baik putus cinta,

Dari pada putus asa.

 

Pupus bukan sembarang pupus,

Pupus baying pikiran limbung.

Putus bukan sembarang putus,

Sekali putus tak dapat disambung.

 

Siapa tak pedih kakinya,

Jika berdarah dan terluka.

Siapa tak sedih hatinya,

Bila kekasih tak setia.

 

Berputar zaman bertukar masa,

Itulah sunah Maha Kuasa.

Cinta ini masih tersisa,

Berserak di ruang dada.

 

Air dimasak sudah mendidih,

Hangat air cepat berlalu.

Mengenangmu sungguh sedih,

Teringat kenangan manis dulu.

 

Senja hari duduk di teras,

Masak air hingga mendidih.

Air mata menetes deras,

Karena hati yang kian pedih.

 

Usia tinggi badan renta,

Berlaku sudah masa remaja.

Untuk apa ada cinta,

Jika hanya membuat luka.

 

Buah mangga buah kemumu,

Makan sebiji di pohon waru.

Lelah aku bersabar untukmu,

Lebih baik mencari cinta baru.

 

Berkibar bendera serta panji,

Tanda datang pendekar sakti.

Engkau hanya memberi janji,

Tapi tak satupun yang terbukti.

 

Mengambil air di perigi,

Air jernih banyak diminati.

Lebih baik aku pergi,

Dari kehidupan yang tidak pasti.

 

Pujangga penyair berjiwa seni,

Melihat kita amatlah jeli.

Cintaku tulus dan murni,

Namun untuk dia yang peduli.

..

Demikian beberapa pantun cinta mulai dari pantun saat Kamu sedang merasakan jatuh cinta hingga patah hati. Nah, Kamu bisa menggunakan beberapa contoh pantun cinta tersebut untuk mengutarakan isi hati.

Baca juga yuk :

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close