Yuk Ketahui, Contoh Kumpulan Pantun Nasehat dan Maknanya yang Perlu Kamu Pahami

Contoh Pantun Nasehat

image via canva.com/goodminds.id

Contoh Pantun Nasehat – Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang masih banyak digemari hingga sekarang.

Loading...

Pantun sendiri bermacam jenisnya, ada pantun nasehat, pantun jenaka, pantun cinta, bahkan pantun gombal pun sudah tidak asing dijumpai saat ini.

Pantun sendiri memiliki ciri-ciri khususnya serta beberapa aturan agar kata-kata tersebut dapat disebut sebagai sebuah pantun.

Dalam pembahasan kali ini, akan dijelaskan lebih detail tentang pantun berisi nasehat. Salah satu jenis pantun yang selain enak untuk didengar juga memiliki dampak positif bagi yang mendengarnya.

Ciri-Ciri Pantun Nasehat

Jika tadi sudah dijelaskan tentang ciri-ciri pantun secara umum, maka ada hal yang berbeda dari sebuah pantun nasehat.

Secara aturan mainnya masih sama dengan ciri-ciri pantun pada umumnya, namun yang menjadikan berbeda adalah makna yang terkandung dalam pantun nasehat tersebut.

Jika mendengarkan beberapa jenis pantun yang lain hanya dijadikan sebagai hiburan, namun dengan mendengarkan pantun nasehat ini bisa menjadikan Kamu menjadi insan lebih baik dari sebelumnya.

Isi Pantun Nasehat

Pantun nasehat beragam bentuknya, bisa berupa ajakan atau himbauan atau sebuah nasehat bijak agar seseorang lebih tepat dalam mengambil keputusan.

Secara lebih lengkapnya, berikut macam-macam isi pantun nasehat yang penting Kamu ketahui:

1. Berisi Anjuran

Macam isi pantun nasehat yang pertama adalah berisi tentang anjuran suatu hal.

Dalam hal ini tentu saja anjuran yang dimaksud adalah sebuah anjuran yang baik ya, bukan sebuah anjuran kejahatan yang menimbulkan banyak dampak negatifnya.

Anjuran bisa berupa anjuran agama, anjuran belajar, anjuran berbuat baik sesama manusia dan beberapa nasehat anjuran lainnya yang mengajak seseorang lebih peka untuk berbuat baik.

2. Berisi Motivasi

Isi pantun nasehat yang kedua biasanya berisi tentang sebuah kata motivasi yang dapat menggugah semangat seseorang untuk bangkit kembali menggapai masa depan yang lebih baik dari sebelumnya.

Motivasi bisa berupa motivasi meraih cita-cita dan cinta, motivasi berbuat baik, motivasi belajar atau juga bisa sebagai motivasi dalam menggapai kisah asmara yang indah dan persahabatan.

3. Berisi Tentang Peringatan

Pantun nasehat juga bisa berisi tentang peringatan atau larangan melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang melanggar norma, aturan dan juga hukum agama.

Contohnya saja dalam hal religi, menasehati seseorang dalam sebuah pantun akan lebih mudah dimengerti dan menarik untuk didengar.

4. Berisi Ajakan

Pantun nasehat yang berisi ajakan seperti iklan untuk mengikuti sejumlah kegiatan positif yang akan diselenggarakan.

Jika sebuah pengumuman hanya disampaikan dalam berita saja akan terkesan membosankan dan biasa saja.

Namun jika sebuah berita dikemas dalam bahasa pantun yang indah dan unik akan jauh lebih menarik dan mengundang perhatian.

Tentunya akan lebih banyak orang yang tertarik untuk membacanya kemudian mengikuti kegiatan yang menjadi inti ajakan dari sebuah pantun tersebut.

Kelebihan Menyampaikan Pesan Dengan Sebuah Pantun

Ketika Kamu bingung menyampaikan hasrat hati agar terkesan berbeda dari biasanya, menggunakan sebuah pantun ini nampaknya bisa menjadi cara yang efektif untuk Kamu.

Langsung saja, berikut beberapa keunggulan menyampaikan pesan lewat sebuah pantun;

1. Mudah Dipahami

Kata-kata pantun yang singkat, padat dan pendek namun memiliki makna akan lebih mudah dipahami oleh pembaca daripada rangkaian penjelasan yang lebar dan membosankan.

Meski hanya dengan sebuah kata yang pendek, namun tujuan pembuat pesan yang mengemasnya dalam sebuah pantun akan mudah tersampaikan kepada pembaca.

2. Lebih Menarik

Sebuah pesan yang dikemas dalam sebuah pantun akan jauh lebih menarik dari penyampaian pesan secara natural dan langsung. Mengapa demikian?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pantun terdiri dari sebuah bait yang setiap baitnya terdiri dari empat baris. Baris pertama dan kedua sebagai sampiran dan baris ketiga dan keempat sebagai isi.

Pendengar atau pembaca sebuah pantun akan dibuat penasaran saat baru membaca pada baris pertama dan kedua yang sebagai sampiran.

Kemudian baru akan mengerti isi dan maknanya setelah membaca atau mendengar kata-kata pada baris ketiga dan keempat.

Apalagi jika sebuah pantun disampaikan dengan nada yang ciri khas atau dengan ekspresi yang menarik, penyampaian sebuah pantun akan semakin membuat pendengar penasaran untuk mendengarkannya sampai selesai.

Sebut saja saat seorang komedian ingin menyampaikan sebuah pantun nasehat dalam acara stand up komedi, biasanya saat sang comedian tersebut baru mengucapkan pada barisan bait pantun yang pertama dan kedua,

..penonton akan antusias menunggu ucapan baris ketiga dan keempat pada sebuah pantun sebagai isi atau inti maknanya.

Contoh lain ketika seseorang ingin mengungkapkan isi hatinya lewat sebuah pantun untuk sang pujaan hati, menyampaikan ungkapan hati secara terang-terangan kurang membuat suasana menjadi tegang.

Tapi jika disampaikan dengan sebuah pantun akan terkesan lebih manja, manis dan semakin menegangkan juga menyenangkan.

3. Menyenangkan

Selain bahasanya yang menarik dan membuat pendengar atau pembaca penasaran, pantun juga akan membuat suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Misalnya saat kekasih Kamu marah dengan salah satu tingkah Kamu yang membuatnya kecewa, pasti keadaan akan sepi, senyap dan saling mendiamkan saat itu.

Cobalah menarik perhatiannya dengan sebuah pantun yang sedikit menggombal. Awalnya akan terdengar menyebalkan, namun lama-lama asyik juga kan?

Bisa juga menasehati kekasih tercinta dengan sebuah pantun nasehat yang terdengar asyik tapi tetap sampai tujuan nasehatnya.

4. Menghibur

Mendengarkan sebuah pantun juga bisa dijadikan sebagai sarana mencari hiburan, khususnya pantun-pantun komedi yang lucu dan menggemaskan.

Saat Kamu sedang dirundung masalah yang membuat kesal dan sedih, cobalah membaca kumpulan-kumpulan pantun lucu yang menghibur, pantun gombal atau pantun jenaka misalnya.

Lebih menariknya lagi jika mendengarkan pantun secara langsung dari acara-acara komedi dengan pelawak profesional yang membuat perut kaku menahan tawa.

Jangankan sampai mendengar pantun mautnya, melihat tampangnya saja sudah lucu apalagi jika sudah mendengar senjata-senjata pantun gombalannya. Pasti akan sangat menghibur Kamu.

Tidak terasa, karena tingkah lucu caranya menyampaikan pantun, sebenarnya pantun yang disampaikan sebenarnya adalah pantun nasehat bukan pantun hiburan semata.

Macam-Macam Pantun Nasehat

1. Pantun Agama

Sedikit telah disinggung di atas, pantun agama juga termasuk dalam pantun nasehat. Namun di sini lebih merujuk pada hal-hal yang berhubungan dengan nilai-nilai religi.

Pantun agama bisa berisi tentang nasehat menjalankan Ibadah, larangan agama atau peringatan bagi orang-orang yang melanggar aturan agama.

Bisa juga berisi tentang kabar gembira tentang hadiah bagi orang yang beriman dan menjalan perintah Tuhannya.

Baca juga : Kumpulan Pantun Agama dan Maknanya

2. Pantun Anak

Anda tentu tahu, anak-anak masih dalam masa pertumbuhan yang sangat rawan dengan sejumlah sugesti negatif yang didapatkan dari pengalaman hidupnya.

Sebagai orang tua yang baik harusnya pandai-pandai menjaga buah hati dari pengaruh negatif yang sudah sangat beragam bentuknya saat ini.

Terkadang orang tua hingga tidak tau cara bagaimana menasehati anak agar didengar dan mau melaksanakan apa yang dinasehatkan padanya.

Mendengarkan nasehat sudah menjadi makanan kesehariannya, itulah kenapa terkadang anak Kamu bosan mendengarkan sebuah nasehat.

Cobalah menasehati anak dengan pantun nasehat anak agar anak Kamu merasa tertarik untuk mendengarnya. Sesuatu yang baru akan lebih disukai anak daripada sesuatu yang sudah biasa ia dapatkan.

Maka, jadilah ibu yang kreatif yang mampu menciptakan banyak cara menarik dalam memberikan arahan kepada anak, contohnya dengan memberikan pantun nasehat anak ini.

Baca juga : Kumpulan Pantun Anak-anak untuk Edukasi dan Atensi

Contoh Pantun Nasehat

Sesuai apa yang telah disampaikan di awal, setelah mengetahui apa itu pantun, ciri-cirinya, jenis-jenisnya, beberapa contohnya juga sangat penting untuk Kamu ketahui.

Khususnya bagi Kamu yang tidak pandai membuat pantun dan membutuhkan beberapa referensi pantun nasehat terbaik yang berkualitas.

Kebutuhan Kamu akan dijawab di sini. Tanpa panjang lebar lagi, langsung saja, berikut contoh pantun nasehat beserta pengertian maknanya untuk Kamu.

#1. Pantun Nasehat Agama

“Dalam kotak ada belalang,

Belalang hijau jangan dimakan,

Dalam kitab sudah dilarang

Perbuatan jahat jangan lakukan”

 

Katak di sawah suka mengumpat,

Pak tani datang bawakan jerat

Sungguh hina sifat pengumpat

Dunia akhirat akan terlaknat

 

Jika Kamu datang ke Medan,

Jangan lupa beli markisa,

Rajinlah ibadah pada Tuhan,

jika ingkar masuk neraka

..

#2. Pantun Nasehat Orang Tua

’Hari kamis minum kolak,

Habis minum hilang dahaga,

Hormati Ibu dan bapak,

Agar kamu masuk ke surga.

 

Makan jeruk manis rasanya,

Jangan lupa kupas kulitnya,

Jangan jadi anak durhaka,

Dunia akhirat pasti sengsara,

..

#3. Pantun Nasehat Belajar

Pohon sawo tumbuh berjajar,

Pohon kelapa tumbuh di pantai,

Jangan lupa rajin belajar,

Agar jadi anak yang pandai,

 

Buah nangka dibelah-belah,

Bawa ke pasar dalam panci,

Jika kamu malas sekolah,

Sudah besar menyesal nanti,

 

Tongkat nelayan nyangkut di batu,

Batu diangkat tetap tak mau,

berbuat baiklah pada sang guru,

Agar mudah kau dapat ilmu.

..

Baca juga :

Itulah informasi terlengkap tentang pantun khususnya pantun nasehat beserta contohnya yang sepertinya cocok untuk Kamu.

Sudah tidak bingung lagi kan mau menggunakan pantun seperti apa untuk menasehati anak-anak, kekasih dan sebagainya. Semoga bermanfaat!